Buntut Pungli Parkir di Pusat Pasar, Massa AMPI dan SPSI Nyaris Bentrok

oleh
PERLIHATKAN: Ketua AMPI Subrayon Pusat Pasar, Doni Nainggolan memperlihatkan legalitas parkir yang diterima dari Dinas Perhubungan Kota Medan kepada petugas yang mengamankan lokasi.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Massa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Subrayon Pusat Pasar dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pusat Pasar, nyaris bentrok.  Peristiwa terjadi di Eks Terminal Pusat Pasar, Minggu (29/11/2020) malam.

Peristiwa berawal saat anggota AMPI akan mengutip parkir secara legal di eks terminal. Namun, anggota SPSI yang tidak memiliki mandat sah pengutipan parkir tetap melakukan pengutipan.

Alhasil, massa kedua kubu nyaris bentrok. Beruntung pihak kepolisian dari Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota yang mendapat informasi akan terjadi bentrok, sudah stand by di TKP.

Pihak kepolisian di TKP meminta keduabelah pihak agar menahan diri. Kedua kubu akhirnya bisa ditenangkan.

BACA JUGA..  Sehari Diculik, Balita Dipulangkan Pelaku

“Kami meminta kepada pihak Kepolisian agar menindak tegas pelaku-pelaku pungli (pungutan liar) yang ada di Pusat Pasar. Kami sebagai pemegang mandat yang sah tidak bias terus menerus menahan diri,” ujar Ketua AMPI Subrayon Pusat Pasar, Doni Nainggolan kepada POSMETRO MEDAN, Senin (30/11) malam.

Diberitakan sebelumnya, kutipan parkir liar di eks Terminal Pusat Pasar terus berlangsung. Parahnya, juru parkir (jukir) pemegang mandat sah dari Dinas Perhubungan Medan malah diancam bunuh.

Korban pertama anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Subrayon Pusat Pasar, Bayu. Ia mengaku diancam oleh Charles Manalu saat mengutip parkir di Jalan Bulan, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (28/11) sekira pukul 10.30 WIB.

BACA JUGA..  Rugikan Negara Rp639 Juta, Eks Kabag Tapem Madina Diseret ke Pengadilan

“Kau cabut aja, nanti kami matikan kau disini!!!” ujar Bayu menirukan ancaman Charles.

Anggota AMPI lain yang mendapatkan pengancaman adalah Wira. Ia mengaku diancam oleh Ucok Simangunsong dan belasan oknum preman lainnya.

Saat itu, Wira sedang mengutip retribusi parkir yang sah di Jalan Veteran, Sabtu (28/11) sekira pukul 06.20 WIB.

“Kau cabut saja, nanti habis kau dibikin SM,” tutur Wira menirukan ucapan Ucok.

BACA JUGA..  Bobol Praktik Dokter Gigi, 2 Pencuri Gasak Laptop & Kamera Nikon

Ketua AMPI Subrayon Pusat Pasar, Doni Nainggolan meminta Kepolisian agar menindak tegas jukir-jukir liar yang dikomando seorang oknum preman berinisial SM.

“Saya meminta kepada pihak Kepolisian agar menindak tegas semua bentuk pungli di Pusat Pasar. Saya pemegang mandat yang sah retribusi parkir Dinas Perhubungan Kota Medan untuk beberapa wilayah disini,” tegas Doni kepada POSMETRO MEDAN, Minggu (29/11/2020) malam.

Doni tidak bisa menjamin stuasi akan kondusif jika para jukir liar tidak segera diamankan dan diproses.

“Bisa ‘main’ kami di lapangan,” pungkasnya.(oki)