POSMETROMEDAN.com – Sosok jasad bayi ditemukan Tim SAR Medan tersangkut di pohon pisang, Minggu (6/12/2020) siang sekira pukul 12.40 WIB sekitar 1 km dari Pantai Bokek.
Korban diperkirakan bernama Imanuel Jonatan Sihaloho (2). Balita ini dilaporkan terseret banjir bandang pada Jumat (4/12/2020) dini hari, di perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan.
Danru Kantor SAR Medan, Jiko Purba saat ditemui wartawan di lokasi temuan menyebutkan korban ditemukan dalam kondisi utuh dan berpakaian lengkap.
Dengan ditemukannya bayi ini, sesuai laporan kehilangan keluarga, kini tinggal satu warga lagi yang belum ditemukan yakni Herman Asmen (49).
Dijelaskan, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan menyusuri sungai dengan menggunakan perahu karet. “Dari infonya satu jasad lagi masih dalam pencarian. Dan kita juga terus melakukan pencarian,” imbuhnya.
Sesaat setelah penemuan, petugas kepolisian melakukan pemasangan garis polisi. Sementara jasad bayi dimasukkan ke kantong mayat usia petugas membersihkan lumpur yang menyelimuti tubuh mungil tersebut.
Sehari sebelumnya, Sabtu (5/12/2020), jasad ibu dan bibi Imanuel telah dibawa keluarga ke Jambi untuk dimakamkan. Ini diungkap seorang kerabat bernama Risdo Sihaloho.
Ibu dan bibi Imanuel yakni Juwita Simanjuntak (29) dan Arista Simanjuntak (24) telah dibawa ke Jambi. Keduanya ditemukan tidak bernyawa pada Jumat (3/12/2020) malam.
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengingatkan warga agar tetap waspada. Tingginya curah hujan akan membuat luapan sungai besar setiap saat.
Ini disampaikannya saat mengunjungi posko pengungsian korban banjir di Aula Balai Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin serta Kepala BNPB Sumut Riadil Afil Lubis.
Disampaikan, kehadiran mereka untuk memastikan pelayanan kesehatan dan pengobatan warga yang terdampak. Selain itu, mereka juga membawa bantuan kebutuhan. Dan untuk menghindari kemungkinan muncul klaster baru Covid-19, seluruh warga dihimbau dan wajib menjalani test swab.
Setelah melihat kondisi warga, kepada wartawan, Martuani menyebut jika warga saat ini sangat membutuhkan pakaian dan makanan. Pangdam I BB Mayjen TNI Hasanuddin menimpali sejauh ini TNI juga semaksimal mungkin membantu korban banjir.
Kepala BNPB Sumut Riadil Afil juga menyampaikan, hingga saat ini banjir-banjir susulan belum bisa diprediksi kapan berakhir. Saat ini BNPB masih fokus mengevakuasi korban-korban banjir.
Untuk kondisi kesehatan para korban, Riadil mengatakan sudah dilakukan tindakan swab kepada setiap pengungsi. Pengungsi-pengungsi sebagian sudah diambil tindakan swab sejak Sabtu 5 Desember hingga hari Minggu 6 Desember.
“Sesuai petunjuk Bapak Kapolda Sumut dan Pangdam I Bukit Barisan, pengungsi wajib swab. Swab sudah kita lakukan sejak kemarin,” ujar Riadil Lubis.
Seperti yang diketahui bahwa banjir yang melanda perumahan De Flamboyan, Kelurahan Tanjung Selamat terjadi pada Kamis (3/12/2020) malam hingga Jumat (4/12/2020) dinihari.(bbs/ras)
Daftar Korban:
- Julita Simanjuntak (29)
- Arista Simanjuntak (24)
- Satria Eka Winarya (18)
- Nur Fitri (29)
- Robert Hutapea (72)
- Imanuel Jonatan Sihaloho (2)
- Herman Asmen (49/belum ditemukan)












