Bawa 15 Kg Sabu ke Labusel, 2 Warga Marelan Ditembak Mati

oleh -104 views
PAPARKAN: Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin memaparkan kasus tembak mati dua kurir narkoba dengan barang bukti 15 kg sabu.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Dua warga Marelan ditembak mati oleh personel Satres Narkoba Polres Labuhanbatu. Tindakan tegas dilakukan karena keduanya melukai polisi saat pengembangan.

Mereka yakni ES (27) warga Jalan Marelan, Pasar II Barat, Kelurahan Terjun, Medan Marelan dan AF Als Atah (20) warga Jalan Marelan V, Pasar II Barat, Kelurahan Terjun, Medan Marelan.

Saat memimpin press release di depan kamar jenazah RS Bhayangkara TK II Medan, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin MSi menyebut ES dan AF diamankan terkait kepemilikan 15 kg sabu. Keduanya merupakan jaringan Aceh-Sumut-Riau (Dumai).

Pengungkapan berawal pada hari Kamis 12 November 2020 sekira pukul 13.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera KM 330/331 Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Labusel.

BACA JUGA..  Terima DIPA dan TKDD Tahun 2021, Edy Rahmayadi Sebut Lelang Dimulai Desember 2020

Saat itu personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH berhasil memberhentikan laju mobil avanza silver BM 1843 DM yang dikemudikan ES.

Dari hasil penggeledahan dari dalam mobil ditemukan 15 Bungkus Plastik Merk QING SHAN disusun dalam Tas Hitam bertuliskan CENDRAWASIH. Menurut ES, sabu tersebut akan diantarkan 2 kg ke daerah Labusel dan 13 kg ke Dumai.

Diakui ES, dirinya sudah 1 kali berhasil mengantar sabu sebanyak 2 kg ke daerah Labusel. Dia disuruh oleh seorang laki laki berinisial M warga Jalan Binjai Km.13,5.

Selanjutnya personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berkoordinasi dengan team DF Dit Narkoba Polda dan melakukan pengembangan ke alamat dimaksud.

BACA JUGA..  Edhy Prabowo, Menteri Ketiga Tersandung KPK

Team bergerak dari Rantauprapat pada hari Kamis tanggal 12 November 2020 sekira pukul 21.00 Wib dan tiba di Jalan Binjai pada hari Jumat tanggal 13 November 2020 sekira pukul 05.00 WIB.

Saat kedua diturunkan dari mobil untuk menunjukkan rumah tersangka M, ES melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa petugas hingga mengalami bengkak di kening dan pelipis, biram di lengan kiri serta nyeri di dada karena hempasan ES.

Disaat yang bersamaan AF saat dibawa jalan menunjukkan rumah M dengan tangan tergari ke depan mengayunkan tangannya kepada salah seorang petugas yang mengakibatkan luka koyak di pelipis sebelah kiri.

BACA JUGA..  Ribut Soal Tanah, Sembiring Tewas Ditembak Surbakti

Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada tersangka ES dan AF di bagian dada sebelah kiri dan keduanya meninggal ditempat.

Sementara itu, untuk kedua personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang menjadi korban yaitu Briptu Heri Chandra dan Briptu Yusuf saat ini masih dirawat inap di RS.Bhayangkara TK II Medan.

Kapolda Sumut menjelaskan bahwa Polda Sumut berkomiten akan memberantas segala tindak pidana penyalahgunaan Narkotika secara tegas, tepat dan terukur.

“Saya telah memerintahkan seluruh personil Polda Sumut apabila para pelaku melawan dan mengancam keselamatan petugas maka segera lakukan tindakan tegas,tepat dan terukur,” ujar Kapolda Sumut.(*/ras)