HUT NAGAN RAYA

Empat Anggota OKP Keroyok Personel Brimob

oleh -5.699 views

POSMETROMEDAN.com – Personel Brimob Kompi 2 Batalyon A Tanjungmorawa, Bripka Hamdan Fahrizal (41) dikeroyok 4 anggota Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Minggu (30/8/2020) sekira pukul 20.30 WIB.

Warga Jalan Bambu Runcing, No 62 A, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan itu dianiaya saat baru keluar dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Keempat pelaku masing-masing, Samuel Siagian (20) warga Lorong Pidang Dusun V, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa. Sangkot Pakpahan (43) warga Dusun II, Desa Bangun Sari Baru, Tanjung Morawa.

BACA JUGA..  Bandar Sabu Tanjung Beringin diringkus Polres Sergai

Riswan Efendi Tampubolon (36) warga Jalan Kebun Sayur, Gang Pendidikan, Desa Tanjung Morawa B Kecamatan Tanjung Morawa dan Jansen Simamora (44) warga Dusun II Gang Saudara, Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa.

Lakhar Kasi Intel Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Heriyono mengatakan, pengeroyokan itu bermula saat korban menaiki mobil datang ke mesin ATM yang berada di Simpang Kayu Besar, Jalan Medan-Tanjung Morawa, Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa. Korban berangkat dari tempat kerjanya.

BACA JUGA..  Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil, TS Tewas Dianiaya Sesama Tahanan Polres Sergai

Setelah selesai dari mesin ATM BRI, korban kembali masuk ke mobil. Namun, tiba-tiba dihampiri orang dan kaca mobilnya digedor-gedor.

“Pelaku bertanya kepada korban, dibilangnya korban menyenggol orang lagi di jalan. Pelaku lalu berkata kasar dan meminta korban turun dari mobil,” tutur Kompol Heriyono, Senin (31/8/2020).

Korban kemudian keluar dari mobil dan menemui para pelaku. Adu mulut pun terjadi dan berujung pengeroyokan.

“Korban memilih menghindar dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Danki Brimob Tanjungmorawa,” kata Kompol Heriyono.

BACA JUGA..  Jual Sabu ke Polisi, Tumpak Hutasoit Langsung Diborgol

Sesuai hasil visum RSU Rahmat Hidayat Tanjungmorawa, korban mengalami luka memar kepala bagian kanan, bahu kiri dan badan bagian belakang.

Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya para pelaku berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat penangkapan dilakukan, tiba-tiba datang ketuanya (Sangkot Pakpahan) sambil berteriak untuk membela para pelaku. Oleh sebab itu, yang bersangkutan turut diamankan dan diboyong ke Mapolsek Tanjung Morawa,” tukasnya.(asw)