Tertipu Tiket Murah, Penumpang Pesawat ‘Serbu’ Kantor Travel di Labuhanbatu

oleh

LABUHANBATU – Puluhan calon penumpang pesawat yang gagal berangkat beserta belasan agen penjualan tiket menggeruduk Kantor PT Nitari Jalan Sirandorung, Rantau Prapat, Labuhanbatu, Suatera Utara (Sumut), Rabu (12/6/2019).

Kedatangan mereka untuk menuntut pemilik travel mengembalikan uang pembelian tiket karena kode booking penerbangan yang mereka terima ternyata palsu, sehingga tidak bisa terbang.

Kericuhan pun tak terhindarkan, pemilik travel dan dan para agen serta calon penumpang gagal berangkat terlibat adu mulut. Puluhan penumpang tetap meminta uang pembelian tiket pesawat agar dikembalikan terhadap konsumen.

BACA JUGA..  Habornas Toba Dihantam Krisis Sinyal: WiFi Liar Menjamur, Jaringan Ambruk Total

Namun pemilik bersikukuh tidak mau mengembalikan uang tiket dimaksud dengan alasan permasalahan tersebut telah ditangani petugas Polres Labuhanbatu satu hari sehari sebelum kericuhan.

Korban penipuan, B Panjaitan mengatakan, pemilik dan seorang stafnya berinisial M membuat program promo tiket penerbangan domestik dengan harga murah.

“Saya merasa ditipu dengan promo biro perjalanan Nitari ini. Saya ini agen resmi bukan penumpang biasa. Ada 20 agen yang kena tipu selain saya. Kalau penumpangnya ada 2.000an orang,” kata Panjaitan sambil terisak.

BACA JUGA..  Siswa SD Negeri 173542 Sampuran Diduga Tak Gunakan Atribut, Pengawasan Kepsek Jadi Sorotan

Dia mengaku akibat perbuatan pihak Travel Nitari, ratusan calon penumpang pesawat yang telah memesan mengalami kerugian materil mencapai miliaran rupiah.

“Semua bukti transfer ada semua, saya catat semua. Totalnya ada sekitar Rp1,7 miliar. Tapi, kode booking pesawat setelah dicek di website di maskapai ternyata palsu, invalid,” ucap Panjaitan yang juga agen penjualan tiket Travel Nitari.

BACA JUGA..  Peringati HANI dan HAM, Tiorita Komitmen Lindungi Generasi Muda Langkat

B Panjaitan mengaku sudah melaporkan kasus dugaan penipuan itu ke Polres Labuhanbatu. Dia berharap polisi segera mengusut kasus dugaan penipuan travel bodong tersebut.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang mengatakan, polisi sedang melakukan penyidikan dan pemeriksaan terhadap para korban travel diduga bodong dan pemilk travel.(ines)