Mendahului Truk, Siswa SMP Nusantara Meninggal Dunia

oleh

SIMALUNGUN| MU – Coba mendahului truk di depannya, Andre (14) malah terjebak Avanza Veloz dari arah berlawanan. Buam…! kecelakaan tak bisa dihindarkan. Nyawa siswa SMP Nusantara ini pun melayang.

Kecelakaan maut Senin sore (22/10/2018) sekira pukul 15.35 WIB, persis di Jalinsum Km 16,5 – 17 Siantar-Perdagangan, tepatnya Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, ini sempat mengundang perhatian masyarakat.

Korban bersama teman sekolahnya Aji Juanda (14) yang selamat dari maut, sempat dilarikan ke rumah sakit. Walau luka yang dialami Aji tak sebegitu parah, teman korban masih dirawat di RS Tiara. Sementara korban yang mengalami luka di kepala dan patah tulang, terpaksa dibawa ruang jenasah RSUD dr Djasamen Saragih guna keperluan proses hukum.

BACA JUGA..  Dugaan Praktik Ilegal Bansos Pangan: Bongkar Muat MinyaKita Tanpa Dokumen Resmi di Silamosik II, APH Diminta Turun Tangan

Selain sepedamotor yang dikendarai korban, Supra X 125 BK 3915 UY, polisi turut mengamankan mobil Avanza BK 1217 WV, berikut sopir, Wahyu Trianto (21) warga Sibatu-batu Kelurahan Bah Sorma Kota Siantar.

Menurut hasil penyelidikan lapangan oleh Kepolisian, sesaat sebelum tabrakan, korban dan rekannya-keduanya warga Pasar Baru Nagori Syahkuda Bayu Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun- terlihat tancap gas dari arah Siantar menuju Perdagangan.

BACA JUGA..  Manfaatkan jadi Sumber Pendapatan, Rico Waas Dorong RPH Medan Garap 3 Hektare Lahan Nganggur

Di lokasi kejadian, korban mendahului truk di depannya. Namun nahas, mobil Avanza Veloz muncul dari arah berlawanan. Kecelakaan tak dapat dihindarkan hingga bagian depan sebelah kanan mobil Avanza Veloz laga kambing dengan sepedamotor korban.

Tubuh korban terhempas dan terkapar tak berdaya. Sementara rekannya, masih lebih beruntung karena hanya mengalami luka ringan. Warga sekitar kejadian, sebentar saja sudah menyemut di lokasi kejadian. Jalan pun macet total. Polisi tiba di lokasi dan mengurai kemacetan. Sementara kedua korban, dilarikan ke rumah sakit. Korban diperkirakan kehilangan banyak darah dari kepala. Akhirnya tewas sebelum sampai ke rumah sakit.

BACA JUGA..  PETA SAKTI Diskominfo Langkat Petakan Aset TIK Perangkat Daerah dalam Satu Sistem

Selain sopir yang diamankan, polisi yang turun ke lokasi kejadian, Aiptu H Aritonang, Aipda H Sitinjak, Brigadir Irma Yudi dan Bripda Gistaf Saragih, juga memboyong Suci (21) Maya (21) Uti (21) dan Anugerah (21). Kesemuanya warga Siantar yang merupakan rekan sopir sesama mahasiswa. (SUTAN)