POSMETRO MEDAN – Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan merotasi lima Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) bergengsi di lingkup Pemkab Deli Serdang.
Pergantian ini sebelumnya sudah sebulan terakhir menjadi polemik dan perbincangan hangat di masyarakat karena berkaitan dengan beberapa persoalan serius.
Pelantikan dilakukan Bupati Asri Ludin Tambunan langsung di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin 31/8/2026.
Lima Kepala OPD pejabat eselon II yang di rotasi yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rio Laka Dewa dicopot dan dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP). Untuk Kepala Dinas Pendidikan Sebelumnya dijabat Suparno digantikan oleh A Fitriyan Syukri yang sebelumnya menjabat Kadis DPMPTSP.
Untuk Suparno sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan kini menjabat sebagai Kepada Dinas Pekerjaan Umum atau SDABMBK menggantikan Janso Sipahutar yang digeser ke posisi Kepala Dinas Perkim Kabupaten Deli Serdang. Untuk Kadis Perkim Yetti Sembiring digeser menjadi Kepala Bapedda Kabupaten Deli Serdang.
Dalam pelantikan Bupati Asriludin Tambunan meminta kepada para pejabat yang dilantik dapat memberikan terobosan terobosan peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat.
Dapat disebutkan, pergeseran Lima Kepala OPD mendapat perhatian dari elemen masyarakat yang mengapresiasi rotasi jabatan itu, karena berbagai persoalan dan polemik yang muncul diantaranya terkait kinerja Rio Laka Dewa sewaktu menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sejumlah pihak memang sudah memprediksi jabatan itu tidak tepat dan Rio memang tak memiliki kompetensi menangani persoalan Lingkungan Hidup. Banyak kejadian pencemaran Lingkungan dan pelanggaran yang tak dapat tertangani dengan baik, jabatan yang disandangnya didapat hanya karena ” kesayangan” Bupati
Begitu juga dengan A Fitriyan Syukri sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perijinan DPMPTSP sempat hangat namanya terikut-ikut karena pelaku penipuan dikenal orang dekatnya. Kasus penipuan investor pengusaha peternakan ayam tertipu perizinan palsu hingga mengalami kerugian Rp 1,1milyar. Kasus ini masih didalami pihak kepolisian.
Untuk Pergeseran Kadis SDABMBK Janso Sipahutar juga santer menjadi perbincangan karena banyaknya polemik beredar terkait “uang dan masalah proyek -proyek” di SDABMBK. Persoalan satu persatu terus bermunculan diduga hal itu menjadi tekanan membuat bupati mengambil inisiatif merotasi Janso Sipahutar yang sudah berkerak di Dinas PU.
Karena di Deli Serdang saat ini minim pejabat yang memiliki skil dan kompetensi pada posisinya. terpaksa dalam dua tahun menjabat, Bupati hanya mampu muter- muter merotasi saja sejumlah pejabat utama itu. ( Wan)
EDITOR : Putra












