POSMETRO MEDAN – Tinggal serumah dengan sang bibi tak membuat M Aidil Fitrah mengurungkan niatnya mencuri. Pria 25 tahun asal Banyuwangi, Jawa Timur, itu justru nekat menggasak 17 tabung gas yang masih berisi milik bibinya di Jalan Kerambik, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan.
Aksi tersebut terbongkar setelah Neneng Mauliza (55) bangun pada pagi hari dan mendapati sejumlah tabung gas yang biasa diletakkan di bagian depan rumah telah raib.
“Korban bangun tidur melihat beberapa tabung gas berada di posisi yang tidak semestinya. Lalu ia melihat ke bagian depan rumah dan mendapati sebanyak 17 tabung gas sudah hilang,” kata Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butarbutar, Kamis (13/8/2026).
Merasa menjadi korban pencurian, Neneng kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Timur. Polisi bergerak melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengendus keberadaan Aidil.
Pelarian Aidil berakhir pada Kamis dini hari. Polisi meringkusnya di kawasan Jalan Kerambik, tak jauh dari lokasi kejadian.
Namun, penangkapan itu sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. Aidil mencoba kabur ketika hendak diamankan petugas. Upayanya meloloskan diri kandas setelah personel Polsek Medan Timur berhasil mengejarnya.
“Saat akan kita amankan, pelaku sempat mencoba kabur. Namun, personel kita dengan sigap mengejar dan menangkapnya,” ujar Agus.
Di hadapan penyidik, Aidil akhirnya mengakui perbuatannya. Ia mengaku beraksi seorang diri dengan modus melangsir tabung gas dari bagian belakang rumah sang bibi.
Setelah seluruh tabung berhasil dikuasai, barang curian tersebut kemudian dijual kepada seorang warga yang tidak dikenalnya di Jalan Serdang.
Dari penjualan 17 tabung gas itu, Aidil mengantongi uang sekitar Rp1,7 juta. Polisi menyebut uang tersebut digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta membayar uang sewa kos.
Kini, Aidil harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum setelah aksinya mencuri dari rumah orang terdekat justru berujung di tangan polisi.
Editor: Oki Budiman












