POSMETRO MEDAN – Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, mempertanyakan kesiapan Pemko Medan dalam melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Kolam Retensi di Kecamatan Medan Tembung.
Hal itu ditanyakan Zulkarnaen saat menggelar rapat lanjutan penanganan banjir di Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan di ruang Banmus DPRD Kota Medan, Senin (27/4/2026) sore.
“Bagaimana kesiapan Pemko Medan dalam membebaskan lahan untuk pembangunan kolam retensi di Medan Tembung,” ucap Zulkarnaen saat memimpin rapat yang dihadiri Kepala Dinas PKPCKTR Medan, John Ester Lase, Kepala Dinas SDABMBK, Khairul Azmi, perwakilan BBPJN, perwakilan Jasa Marga, serta perwakilan sejumlah perangkat kerja di lingkungan Pemko Medan tersebut.
Menjawab pertanyaan Zulkarnaen, Kadis PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase, mengaku siap melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Kolam Retensi yang dimaksud pada tahun ini.
“Kalau kami di Dinas Perkim (PKPCKTR) siap untuk melakukan pembebasan lahan, tidak ada masalah karena anggaran untuk pembebasan lahan memang selalu disiapkan setiap tahunnya. Apalagi ini untuk penanganan banjir yang merupakan salah satu program kerja prioritas Bapak Wali Kota Medan,” ujarnya
Selanjutnya, Zulkarnaen juga mempertanyakan kesiapan Dinas SDABMBK Kota Medan dalam mengerjakan pembangunan Kolam Retensi tersebut.
Menanggapi hal itu, Kadis SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan pembangunan Kolam Retensi apabila pembebasan lahan telah selesai dilakukan oleh Dinas PKPCKTR Medan.
“Pada prinsipnya kalau sudah dilakukan pembebasan lahan, tentu kita siap melakukan pembangunan kolam retensi tersebut. Itu sudah dianggarkan juga di tahun ini,” jawabnya.
Menimpali apa yang disampaikan Khairul Azmi, John Ester Lase juga meminta pihak BBPJN untuk turut melakukan pembangunan drainase pada wilayah yang dimaksud. Pasalnya, pembangunan kolam retensi akan sia-sia bila tidak disertai dengan pembangunan drainase di sekitarnya.
“Drainase harus segera dibuat pihak BPPJN, jangan sampai kolam retensi tidak berfungsi karena tidak adanya drainase. Kita tidak mau nantinya kolam retensi ini tidak berfungsi dan bahkan menjadi isu proyek mangkrak,” ungkap John Ester Lase.
Terkait hal itu, Zulkarnaen meminta pihak BPPJN agar segera melakukan pembangunan drainase guna menunjang fungsi kolam retensi yang dimaksud.
“Bila perlu nanti saya akan bantu komunikasikan ke pusat agar dapat disiapkan anggaran untuk pembangunan drainase tersebut. Apalagi setahu saya, tahun lalu BPPJN juga sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan drainase ini,” tutupnya. (*)
Editor: Ali Amrizal












