POSMETRO MEDAN – Pria berinisial IW (46) di Rokan Hulu, Riau jadi sasaran amukan warga. Amarah warga memuncak setelah tahu IW meniduri dua putri kandungnya yang masih di bawah umur.
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra mengatakan kasus terungkap dari laporan keluarga. Keluarga melaporkan bahwa IW telah menyetubuhi anaknya berulang kali.
“Kasus awalnya dilaporkan sama keluarga korban. Jadi ditindaklanjuti sama anggota,” kata Emil, Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, peristiwa yang dialami korban terjadi pada Maret 2026 lalu. Korban disetubuhi pelaku saat berada di kebun sawit daerah Rokan Hulu.
Dalam melancarkan aksi, pelaku menyuruh korban menjauh ke bagian belakang kebun. Kemudian melakukan perbuatan asusila ke korban yang belakangan diketahui aksinya telah dilakukan sejak Mei 2025 lalu.
“Korban ada dua orang, anak kandungnya sendiri. Jadi dilakukan IW di kebun sawit,” kata Emil.
Polisi yang menerima laporan keluarga pun coba menangkap pelaku. Sayang, pelaku IW berhasil melarikan diri dan masuk ke kebun dalam kondisi gelap gulita, 6 April lalu.
Setelah dua hari pelarian, tepat pada Rabu (8/4) pukul 21.30 WIB pelaku ditemukan warga di kawasan perkebunan kelapa sawit KM 18, Kunto Darussalam. Warga yang emosi menghajar pelaku hingga babak belur.
Beruntung, personel kepolisian yang dapat laporan langsung ke lokasi. Pelaku akhirnya diamankan ke Polres Rokan Hulu untuk bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Sejumlah barang bukti berupa pakaian milik korban dan pelaku telah diamankan. Pelaku ditahan di Mapolres,” kata mantan Kasat Lantas Polresta Pekanbaru tersebut.
Polisi sendiri masih terus mendalami motif pelaku nekat menyetubuhi kedua putrinya. Termasuk memberikan pendampingan ke korban yang trauma akibat ulah bapaknya.(dtk)












