Beraksi di 20 TKP, Spesialis Curanmor Ditembak

oleh
oleh
Spesialis Curanmor ditembak saat pengembangan memburu rekannya.

POSMETRO MEDAN – Seorang spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di 20 tempat kejadian perkara (TKP), ditembak Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis menyebut pelaku bernama Aditya Gilang (20) warga Jalan Kenari, Percut Sei Tuan. Saat ini pihaknya masih memburu pelaku lainnya, rekan Aditya.

 

Dijelaskan, penangkapan terhadap Aditya merupakan hasil penyelidikan atas laporan korban bernama Andika Rahmatsyah (26) warga Medan Amplas.

BACA JUGA..  Warga Berikan Informasi, Tukang 'Pompa' Ditangkap Polisi 

 

Dalam laporannya, Andika menjelaskan sepeda motor KLX BK 6547 ADT miliknya hilang dari samping rumah di Pasar VII Tembung, Gang Flamboyan, pada Jumat (24/4/2026) lalu.

 

Saat itu sepeda motor diparkirkan dalam kondisi setang terkunci. Namun saat hendak keluar rumah, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di tempat. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan dengan nomor LP/B/1666/IV/2026.

BACA JUGA..  Penuntutan Perkara Penganiayaan Dihentikan Lewat Restorative Justice, Kejari Deli Serdang Diapresiasi

 

“Dari hasil penyelidikan, kami mendapat informasi bahwa pelaku menjual sepeda motor korban kepada Ocol yang sebelumnya telah kami tangkap,” ujar Adrian, Minggu (24/5/2026).

 

Dari keterangan Ocol, petugas kemudian berhasil menangkap Aditya Gilang pada Jumat (22/5/2026) kemarin di Jalan Tembung, Pasar VII, Percut Sei Tuan.

 

Dari hasil interogasi, Aditya mengakui perbuatannya melakukan pencurian sepeda motor bersama rekannya yang berinisial A. “Tersangka juga mengakui bahwa ia menjual hasil curian kepada Ocol,” tuturnya.

BACA JUGA..  Penambang Ilegal di Lahan Negara Disikat Tim Keamanan PTPN I Regional 1, 7 Orang Diserahkan Ke Polisi

 

Petugas kemudian melakukan pengembangan untuk menangkap rekannya yang masih buron. Namun saat pengembangan, Aditya melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri.

 

“Setelah diberikan tembakan peringatan namun tidak diindahkan, tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kakinya,” ujarnya. (bbs)