POSMETRO MEDAN – Diduga frustasi karena dilaporkan atas kasus pencabulan terhadap putri kandungnya, SP (42) nekat meminum detergen setelah diamankan polisi.
Kabar aksi bunuh diri itu diungkap Kepala Desa Dolok Tolong Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Hebron Pintubatu. Dikatakannya, SP merupakan warganya.
Hebron melaporkan SP ke Polres Dairi atas dugaan cabul terhadap anak kandung yang masih duduk di bangku SMK, Senin (13/10/2025) lalu. “Kabarnya, SP menyerahkan diri hingga ditahan, Jumat (17/10/2025) kemarin,” kata Hebron.
Polisi sudah datang menemui boru P, istri SP ke kampung untuk membawa persiapan serta menemani sang suami. “Mungkin dia stres, malu dan mencoba bunuh diri,” kata Hebron.
Dijelaskan, saat berangkat ke Polres, SP membawa bahan pembersih sejenis detergen. “Ketika berangkat, pakaiannya kotor. SP membawa bahan pembersih sejenis detergen berukuran kecil. Itu yang diminum,” kata Hebron.
Hebron mendapat info, SP kini dirawat di RSUD Sidikalang. Petugas RSUD Sidikalang membenarkan, SP dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Dokter yang menangani pasien menyarankan dirujuk. Ini untuk mengetahui dampak racun dan penanganan. Tetapi, keluarga pasien belum datang,” kata petugas RSUD.
Kapolres, AKBP Otniel Siahaan melalui Kasat Reserse dan Kriminal, AKP Wilson Panjaitan membenarkan, SP dirawat di rumah sakit. “Minum detergen,” kata Wilson.(anl)












