Momentum Halal Bihalal untuk Saling Bermaafan

oleh
Halal bihalal akbar Pemerintah Kecamatan Sipirok, bersama BKMT Marsada (ist/posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Halal bihalal merupakan tradisi yang hanya ada di Indonesia dan tidak dimiliki oleh negara-negara lain. Tradisi ini dijadikan momentum silaturahmi untuk bermaaf-maafan.

Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu saat menghadiri acara halal bihalal akbar Peme

rintah Kecamatan Sipirok, bersama BKMT Marsada di halaman Kantor Camat Sipirok, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA..  Dampak BBM Pertamax Mahal, Warga Serbu Pertalite

Bupati mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan momentum halal bihalal dengan memperbaiki komunikasi antar sesama.

“Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada kita semua, semoga kekompakan ini menjadi modal selanjutnya bagi kita untuk membangun Sipirok yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Disebut, Sipirok merupakan sebuah nama yang besar, maka diharapnya agar  terus bersatu dan bangkitkan kepercayaan diri dalam membangun Sipirok.

BACA JUGA..  Ribuan Penonton Padati Konser Penutup Trail of The Kings 2026, Bupati Samosir Apresiasi Dukungan Masyarakat

Sementara itu, terkait atas kemenangan Kecamatan Sipirok sebagai Juara I pada Lomba Kecamatan Terbaik se-Sumatera Utara, Dolly menyampaikan bahwa hal tersebut tidak terlepas dari dorongan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat sehingga Kecamatan Sipirok dapat mengalahkan ratusan kecamatan lainnya seluruh Sumatera Utara.

Pada momen itu Bupati juga menyinggung pada 2045 mendatang, telah ditetapkan Indonesia Emas. Dimana berfokus pada Nusantara yang berdaulat, maju, berkelanjutan.

BACA JUGA..  Ayam Hasil Sitaan Balai Karantina Yang Diduga Diperjual Belikan Berharga 20-30 Juta Per Ekor

Dimana, Tapsel sendiri memiliki sumber daya manusia yang kuat, utamanya pada kawula muda. Namun terpentinga  tidak meninggalkan adat dan budaya. Sehingga visi Tapsel di 2045 harus tetap mengakar pada budaya Angkola. (*)

Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing