Rico Waas Lepas 1.547 Petugas Sensus Ekonomi

oleh
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas seribuan petugas dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Balai Desa, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/6/2026).

POSMETRO MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas 1.547 petugas Sensus Ekonomi tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda petugas oleh Wali Kota dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Balai Desa, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/6/2026).

Dalam apel tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah pernyataan kesiapan bersama dalam mengawal agenda strategis bangsa.

“Sensus Ekonomi 2026 adalah upaya negara untuk memahami kondisi perekonomian yang sesungguhnya. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rico Waas.

Sebagai salah satu kota pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia, Rico Waas menyebut bahwa potret ekonomi Kota Medan sangat kompleks, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif digital, hingga industri besar. Jika data dari Medan keliru, maka keputusan ekonomi tingkat nasional pun bisa ikut meleset.

BACA JUGA..  Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas Harap Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

​”Hari ini kita mengawali langkah besar untuk menghadirkan potret ekonomi Kota Medan yang lebih lengkap, lebih akurat, dan lebih mutakhir. Saya yakin dengan semangat kolaborasi yang kita miliki, Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan akan berjalan sukses dan menghasilkan data berkualitas untuk Indonesia,” ujar Rico Waas.

Demi mencegah terjadinya kesalahan fatal tersebut, Rico Waas menitipkan pesan penting bagi petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan turun ke lapangan.

Pertama, petugas adalah wajah negara yang bukan hanya mencatat, melainkan representasi negara yang membawa amanah besar saat bertemu masyarakat.

Kedua, petugas memiliki tanggung jawab moral untuk mencatat kondisi ekonomi secara riil tanpa rekayasa.

Ketiga, utamakan kualitas bukan kecepatan. Dan Keempat, selalu ingat bahwa angka yang ditulis hari ini akan menjadi penentu kebijakan negara esok hari.

BACA JUGA..  Rico Waas Serap Aspirasi Warga Medan Johor

“Saya percaya petugas Sensus Ekonomi 2026 adalah insan-insan terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan negara dapat dijaga dengan kerja keras, integritas, dan profesionalisme,” tambah Rico Waas.

Menutup arahannya, Rico Waas meminta para pelaku usaha dan masyarakat Kota Medan untuk jujur dan terbuka dalam memberikan informasi kepada petugas. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan Forkopimda menjaga keamanan dan kelancaran sensus ini.

​”Petugas yang baik tidak hanya mencatat data, tetapi menjaga amanah bangsa. Karena di balik setiap angka yang dicatat, terdapat keputusan besar yang menentukan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan Hafsyah Aprillia sensus ekonomi 2026 diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kota Medan. Sebanyak 1.547 petugas telah disiapkan untuk menyukseskan sensus ekonomi tahun ini.

BACA JUGA..  Binsar Simarmata Apresiasi Kerja Keras Tim PLN Transmisi

“Jadi kita menurunkan sebanyak 1.547 petugas lapangan. Rinciannya, ada 1.341 petugas lapangan sensus door to door, 177 pengawas lapangan door to door, serta tim khusus untuk usaha besar yang terdiri dari 23 petugas lapangan dan 6 pengawas lapangan,” sebut Hafsyah.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan, bilang Hafsyah terbagi dalam dua priode. Pertama untuk usaha skala besar yang dilakukan secara mandiri sejak 1 Mei 2026. Dan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah dilakukan secara door to door, mulai dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha di Kota Medan untuk menerima petugas dan memberikan jawaban yang benar serta lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan dan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,” harapnya. (*)

Editor: Ali Amrizal