Penguatan Desa BERSINAR Didukung Pj Bupati Langkat

oleh
Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy hadiri Workshop Indonesia BERSINAR yang digelar BNN Provinsi Sumut, Selasa (23/4/24) di Hotel Grand City Hall Medan. (Posmetro)

POSMETROMEDAN.com- Sumatera Utara (Sumut) menjadi provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak di Indonesia, jumlahnya 1 juta jiwa.

Pj Bupati Langkat M Faisal Hasrimy mengaku berkomitmen mendukung dan bersinergi dalam penguatan desa bersih narkoba guna menghadapi kompleksitas permasalahan narkoba di Sumatera Utara.

Disampaikannya saat hadiri Workshop Indonesia BERSINAR yang digelar BNN Provinsi Sumut di Hotel Grand City Hall Medan, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA..  Wabup Toba Tinjau Pantai Pasir Putih Parparean, Dorong Penataan dan Pengembangan Wisata

Workshop ini bertujuan agar masyarakat serta seluruh stakeholder yang ada di Sumatera Utara untuk mewujudkan kesadaran bersama agar menjaga diri, serta melawan keinginan-keinginan atau godaan-godaan untuk menggunakan narkoba.

Kepala BNN RI Komjen Martinus Hukom menjelaskan kegiatan workshop bertujuan untuk mencanangkan “BERSINAR” mulai dari desa-desa.

“Arti BERSINAR yaitu bersih dari narkoba, maka dari itu penegak hukum, pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus menyadari peredaran narkoba adalah ancaman manusia,” ucapnya.

BACA JUGA..  Langkat Kembangkan 500 Ha Lahan Pertanian, Tiorita dan Gubsu Panen Raya Padi

Martinus Hukom juga menyebutkan Sumatera Utara adalah provinsi dengan pengguna narkoba terbanyak, sebanyak 1 juta jiwa penyalahgunaan narkoba, tertinggi di Indonesia.

“Kondisi ini sudah menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan dan generasi masa depan yang akan menjalankan tongkat estafet di Indonesia emas 2045,” tegasnya.

Ia pun berharap dengan workshop ini, di diskusikannya masalah narkoba di Sumut, harapannya dapat terpecahkan akar permasalahannya, dan dapat terselesaikan menjadikan Sumut bebas narkoba.(*)

BACA JUGA..  Akses Makin Lancar, Ekonomi Warga Parmonangan Kian Bergerak: Hotmix 2 Kilometer Rampung

Reporter: MA Santoso
Editor: Maranatha Tobing