Diduga Stres, Pria di Lubuk Pakam Minum Oli Hingga Tewas

oleh
Personil Polsek Lubuk Pakam, Polresta Deliserdang, saat masih berada di lokasi. Sementara jenazah korban masih tergeletak sebelum dievakuasi ke RSU Drs H Amri Tambunan. (Hum.Polresta for Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Seorang pria bernama Said alias Saat warga Desa Jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, tewas usai menenggak oli.

Korban yang diduga stres itu ditemukan tak bernyawa tepat di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam, Jalan T Imam Bonjol, Kelurahan Lubuk Pakam I-II, Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang, Kamis (26/10), pukul 03.00 WIB.

Kepada awak media, Kapolsek Lubuk Pakam AKP Hendri Yanto Sihotang mengatakan, penemuan jasad korban bermula ketika warga sekitar melaporkan adanya sesosok pria tanpa identitas sudah dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi kejadian kepada petugas piket Polsek Lubuk Pakam.

Petugas yang mendapat informasi, kemudian menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, benar saja petugas mendapati korban sudah tewas.

Saat ditemukan, di mulut korban terdapat cairan diduga oli. Tepat di samping korban ditemukan sebuah botol warna putih berisi sisa cairan diduga oli, serta satu unit sepeda motor Satria FU warna hitam BK 5228 CO yang diduga milik korban.

BACA JUGA..  Kabupaten Samosir Dapat Alokasi TKD 38 Miliar Rupiah, Bupati Tegaskan Komitmen Pengelolaan Tepat Sasaran

“Menurut keterangan saksi-saksi di TKP, Rabu (25/10), sekitar pukul 21.00 WIB, korban mendatangi Masjid Jami’ Agung Lubuk Pakam dan bercerita dengan Ustaz Umar.

Korban mengaku ingin mencari pekerjaan karena sedang terlilit utang-piutang. Kepada Ustaz Umar ini, korban juga mengaku bernama Said alias Saad, warga Desa Jaharun A, Kecamatan Galang dan memiliki seorang anak,” jelas Hendri Yanto.

Namun pada Kamis (26/10) dini hari, korban sudah ditemukan terkapar dan tidak bernyawa, serta bagian mulut mengeluarkan busa dan berbau oli. Di samping tubuh korban ditemukan sebuah botol warna putih diduga berisi sisa cairan oli.

Selanjutnya, Unit Identifikasi Polresta Deliserdang melakukan olah TKP.

BACA JUGA..  Oknum Polisi Rampok Toko Emas

Dari olah TKP itu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pukul 06.00 WIB, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs H Amri Tambunan, Lubuk Pakam.

Petugas kepolisian turut menemukan barang bukti lain, di antaranya sebuah botol warna putih yang diduga berisi cairan oli, sepeda motor Suzuki Satria F150 warna hitam BK 5228 CO.

Sepasang sepatu warna hitam merek Salvo, celana jeans warna biru muda merek Rivados Original Denim, jaket Hoodie lengan panjang warna hitam merek Ability, kemeja lengan panjang warna ungu motif kotak garis-garis merek Bril Eightyeight, kaos oblong warna hitam, sepasang sendal karet warna coklat merek Inkayni.

Kunci kontak sepeda notor, BPKP sepeda motor Suzuky Satria FU 150 BK 5228 CO dengan alamat atas nama Zhon Naidi Bahtiar, Jalan Pancing, Lingkungan IX, No.272, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Denai.

BACA JUGA..  7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Sibolangit

Selanjutnya, sebuah rantai kalung berbahan titanium dengan mainan huruf i, sebuah cincin besi, sebuah gelang besi, sebuah gelang benang warna-warni, sebuah tasbih kecil transparan, uang Rp2.000.

Disebutkan Kapolsek, korban memiliki ciri-ciri, berbadan kurus, tinggi sekitar 158 sentimeter, kulit sawo matang, rambut hitam ikal panjang sekitar 2 sentimeter, dada berbulu hitam, lengan kanan dan kiri memiliki tato motif bunga-bunga, dada sebelah kiri memiliki tato motif tengkorak dan naga.

Serta punggung belakang memiliki tato motif manusia kupu-kupu, pergelangan tangan kiri memiliki tato motif gelang, kening sebelah kiri sampai ujung pangkal mata kiri memiliki tato motif akar, daun telinga sebelah kiri terdapat tiga buah lubang tindik. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing