Posmetromedan.com – Santri dari Pesantren Modern Unggulan Terpadu ‘Darul Mursyid’, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) meraih Medali Emas pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM), Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Kemenag RI bertempat di Asrama Haji Kendari Sulawesi Tenggara 3-7 September 2023.
Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid, Arzun Arifin Lase mengungkapkan, Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Nasional Tahun 2023 diikuti oleh 374 peserta. Mulai dari jenjang MI, MTs dan MA yang digelar selama 5 hari. Ajang KSM tahun ini dirangkaikan dengan kegiatan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES), Expo Madrasah dan Pameran Daerah.
“Alhamdulillah dari 3 siswa Kontingen Sumatera Utara, 2 orang berasal dari Pesantren Darul Mursyid, yaitu Andika Prama Yufdi meraih Medali Emas, dan Hutri Sapta Hadi meraih Medali Perunggu,” sambil Terimakasih atas do’a dan dukungan dari kita semua. Semoga prestasi ananda ini bisa menjadi motivasi bagi adek-adeknya untuk menggali ilmu pengetahuan lebih dalam lagi,” ungkapnya.
Dedi Anton Ritonga, salah satu guru pembina olimpiade KSM Pesantren Darul mengungkapkan, KSM Nasional merupakan puncak tahapan seleksi KSM di tingkat nasional yang dimulai dari KSM Satuan Pendidikan, KSM Kabupaten/Kota, dan KSM Provinsi. Tahapan ini untuk menjaring siswa terbaik per bidang studi KSM yang akan mendapatkan Medali Emas, Medali Perak, Medali Perunggu, atau penghargaan lainnya, karena itu harus memiliki persiapan yang matang.
“Sangat bangga dengan prestasi yang diraih,” katanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara Ahmad Qosbi S.Ag MM, juga menyampaikan selamat kepada kontingen Sumatera Utara yang telah berhasil meraih Medai Emas dan dua Medali Perunggu di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional 2023.
Direktur Pesantren Darul Mursyid Drs Yusri Lubis menyampaikan, keluarga besar Pesantren Darul Mursyid (PDM) patut bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian prestasi ini.
“Saya selaku Direktur tentunya sangat bangga dengan capaian prestasi santri kami. Hal ini telah membuktikan bahwa Pesantren Darul Mursyid mampu dan layak untuk mewakili Sumatera Utara di ajang KSM, KSN dan olimpiade lainnya. Semoga diwaktu yang akan datang, semakin banyak perwakilan dari Pesantren pada ajang kejuaraan dan kompetisi tingkat nasional dan juga di tingkat internasional,” harap Yusri.
Jafar Syahbudin Ritonga (JSR) sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR) juga menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih kedua santri Pesantren Darul Mursyid.
“Selamat kepada Ananda Hutri Safta Hadi dan Andika Prama Yufdi. Ini adalah prestasi yang dihasilkan atas kerja sama yang baik. Namun, bukan berarti kita sudah puas, masih banyak lagi tugas PDM ke depan untuk meraih prestasi yang lebih banyak lagi. Kita harus lebih siap untuk memberikan pendampingan intensif menuju prestasi olimpiade lainnya. Semoga dengan prestasi ini bisa memberikan wawasan dan pengetahuan agama yang diintegrasikan dengan pelajaran umum,” tutur Alumni S3 USM Malaysia itu. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing











