Pria Misterius Ditemukan Tewas di Parit, Identitas Masih Gelap!

oleh
Temuan mayat pria tanpa identitas. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Warga Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di dalam parit perkebunan kelapa sawit, Kamis (22/10/2026) siang.

Kondisi jasad yang ditemukan telungkup dengan sejumlah luka di tubuh itu memicu tanda tanya terkait penyebab kematiannya.

Jasad pria tersebut ditemukan tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana jeans panjang berwarna biru.

BACA JUGA..  Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Pengendara Sepeda Motor di Lubuk Pakam

Polisi masih menyelidiki identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya.

Kapolsek Kota Kisaran Timur, Iptu Riki Hamdany, mengatakan pihaknya menerima laporan penemuan mayat tersebut sekitar pukul 12.30 WIB.

“Identitasnya laki-laki. Ditemukan beberapa luka di badannya,” kata Riki Hamdany.

Menurutnya, polisi belum dapat memastikan apakah pria tersebut merupakan korban pembunuhan atau tindak kekerasan lainnya.

Sejumlah barang yang ditemukan di lokasi, termasuk goni dan kabel jumper aki, turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

BACA JUGA..  BNN Sumut Gerebek Toko Roti, 297 Gram Sabu Ditemukan

“Belum bisa dipastikan apakah korban tindak kejahatan atau seperti apa. Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap identitas korban. Penyelidikan masih dilakukan,” ujarnya.

Penemuan jasad bermula ketika seorang warga yang sedang mencari rumput di sekitar perkebunan melihat tubuh manusia tergeletak telungkup di dalam parit.

Terkejut dengan temuan tersebut, warga itu kemudian melaporkannya kepada pihak kelurahan setempat.

BACA JUGA..  Pemkab Diminta Perbaiki, Jalan Penghubung Paluh Kemiri Dengan Desa Penara Rusak

Petugas selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, identitas pria tersebut belum diketahui. Polisi masih mendalami temuan di lokasi guna mengungkap penyebab kematian korban dan memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Editor: Oki Budiman