Posmetromedan.com – Sebanyak 7 orang pelajar dikukuhkan menjadi Duta Anti Rokok di Kecamatan Arse, oleh Camat Arse Muhammad Yusuf Nasution, Kamis (27/7/2023) di Aula SMAN 1 Arse.
Pengukuhan disaksikan Bupati Tapsel Dolly Pasaribu, Ketua TP PKK Tapsel, Ketua DWP Tapsel, dan Plt. Kadis Kesehatan Tapsel.
Dolly Pasaribu memberi apresiasi terhadap Camat Arse, Kepala Sekolah dan Guru-Guru SMAN 1 Arse atas pengukuhan itu. Karena dinilai sebagai wujud nyata, kepedulian pada kesehatan generasi muda khususnya pelajar, sebagai calon penerus bangsa. Tentu, dengan ide cemerlang sehingga dapat menggagas Duta Anti Rokok.
Disebut, rokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, para siswa maupun guru yang perokok aktif agar dapat mengurangi penggunaan rokok atau berhenti.
“Tidak ada istilah tidak bisa untuk berhenti. Karena bahaya merokok yang utama merupakan kanker paru,” ujarnya sambil menyampaikan tentang manfaat dan keuntungan tidak merokok terhadap diri sendiri Diantaranya, menabung atau menyimpan uang yang seharusnya membeli rokok mengonsumsi rokok. Selain itu, kesehatan tentunya jauh lebih baik.
“Kalian juga dapat bekerja sama agar lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Arse ini bebas dari asap rokok,” pesan Bupati.
Sementara, Ketua TP PKK Tapsel Ny Rosalina Dolly Pasaribu menyebut, untuk mengonsumsi rokok merupakan sebuah pilihan. Pilihan merupakan kemauan dan kehendak dari diri sendiri. Tetapi rokok bukanlah menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi.
“Diusia remaja sudah bisa menentukan pilihan dan yakin memberi pilihan, mana yang baik mana yang tidak baik karena pilihan berada di tangan kalian,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, Rosalina juga menghimbau para pelajar untuk menghindari rokok, terutama dari lingkungan sekolah dan keluarga. Apalagi, warga disekitar perokok itupun akan dapat merasakan dampak dari asap rokok. (*)
Reporter: Amran Pohan
Editor: Maranatha Tobing












