Berkah MTQ Labuhanbatu, Sejumlah Pedagang Raup Keuntungan

oleh
Suasana Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-37 tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang bertempat di Lingkungan Masjid Raya Al-Ikhlas, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan  telah memasuki hari ketiga, sejak dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM pada Selasa, 7 Maret 2023 kemarin. (Afriandi/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-37 tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang bertempat di Lingkungan Masjid Raya Al-Ikhlas, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan  telah memasuki hari ketiga, sejak dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM pada Selasa, 7 Maret 2023 kemarin.

Kegiatan yang telah direncanakan berlangsung hingga 11 Maret 2023 mendatang ini, terlihat menjadi pusat perhatian masyarakat dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Meski sempat diguyur hujan pada sore hari, namun itu tidak menyurutkan langkah dan antusias ratusan masyarakat untuk menyaksikan pelaksanaan MTQ sembari bersantai bersama sanak keluarga.

Hal ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan dagangannya di tempat-tempat yang telah disediakan oleh pihak panitia. Sejumlah pedagang saat ditemui mengaku meraih peningkatan omset dari hari-hari biasa sebelum adanya pelaksanaan MTQ.

BACA JUGA..  Fokus Enam Basis Pembangunan, Bobby Nasution Jadikan Nias Prioritas di Musrembang RKPD 2027

Seperti bapak Darlis, pria 41 tahun yang kesehariannya berjualan sate padang ini mengatakan, jika omset penjualan sate nya bermerek “Doa Basamo” ini mengalami sedikit peningkatan sejak mulai berjualan hari pertama pelaksanaan MTQ digelar.

“Agak sedikit meningkat lah bang penjualan malam ini, biasa lima puluh piring satu malam, ini dapatlah enam puluh sampai tujuh puluh piring gitu,” katanya saat ditemui, Kamis (09/03/2023) diselah-selah kesibukannya melayani pelanggan.

Ia menyebut, meski omset yang diraih tidak begitu meroket tajam, namun dengan adanya pelaksanaan MTQ tahun 2023 ini, merupakan rezeki yang diberikan Allah SWT bagi pedagang kecil seperti dirinya yang biasa berjualan di depan Asrama Haji, Ujung Bandar.

BACA JUGA..  Temui Korban Banjir, Janji Bupati Langkat Perjuangkan Bantuan ke Pusat

“Biasa berjualan di depan itu bang, asrama ini. Ya meskipun tidak begitu besar omset yang didapat, tapi alhamdulillah bang, dari hari-hari biasa ya mendingan MTQ ini, sedikit naik omset kita,” katanya.

Berbeda dengan bapak Darlis, bapak Yatmo merupakan warga Rantauprapat yang biasa berjualan bakso keliling ini mengakui penjualan nya meningkat tajam dari hari-hari sebelumnya. Bahkan, ia menyebut meraih omset dua kali lipat dari hari biasa sebelum berjualan dilokasi kegiatan MTQ.

” Mulai hari pertama itu pak, sudah tiga malam sama ini, omset kita alhamdulillah dua kali lipat pak dari hari biasa,”akunya.

Baginya, dapat berjualan dilokasi MTQ ini merupakan berkah tersendiri. Sebab, ia mengakui dirinya tidak terlalu begitu lelah berkeliling, mendorong gerobak baksonya dari satu tempat, ketempat lainnya seperti hari-hari biasa dia berdagang sebelumnya.

BACA JUGA..  Wabup Langkat Buka Musda IV PMS, Edi Bahagia Sinuraya Terpilih Secara Aklamasi

“Syukur pak disini kita jualan, banyak pelanggan, omset meningkat kita pun tidak terlalu capek, karena kan selama ini keliling pakai gerobak, disini ada tempat yang disediakan,” ucapnya.

Pantauan wartawan, selain kuliner, terlihat berbagai jenis dagangan seperti mainan anak juga diserbu para pengunjung yang menikmati waktu bersama keluarga. Masyarakat turut disajikan dengan tampilan video menarik melalui videotron, adanya wahana permainan anak menjadi pelengkap, sehingga pengunjung yang datang tidak merasa jenuh.

Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu, dr.H.Erik Adtrada Ritonga,MKM saat memberikan sambutan pembukaan MTQ ke-52 dan FSQ ke-37 kemarin mengatakan, sesuai tema “Menciptakan generasi tangguh dalam membolo Labuhanbatu demi mewujudkan masyarakat Labuhanbatu yang berakhlak, sejahtera dan maju”, kegiatan ini menjadi dasar untuk membina ukhuwah islamiyah dalam mengembangkan syiar islam di Kabupaten Labuhanbatu. (*)

Reporter: Afriandi
Editor: Maranatha Tobing