Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala: Gelombang Varian Covid-19 Diprediksi Naik, Warga Jaga Prokes

oleh
Rajudin Sagala, Wakil Ketua DPRD Kota Medan. (Ali Amrizal/Posmetromedancom)

POSMETROMEDAN.com – Warga diminta harus mengetatkan protokol kesehatan (prokes) akibat prediksi pemerintah puncak gelombang varian baru COVID-19 satu hingga dua bulan ke depan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala, kemarin (7/11). “Terutama menjaga prokes, ya. Protokol kesehatan, sehingga imunitas tubuh semakin terjaga,” ungkap Rajudin.

Menurutnya, warga harus disiplin menerapkan prokes, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas maupun interaksi, khususnya di Kota Medan.

BACA JUGA..  DPRD Gelar RDP Bersama Pemilik Lahan, Pemko Hanya Hargai Rp22 Ribu Sewa Lahan Selama 30 Tahun 

Meski cuma wilayah Jawa-Bali diingatkan pemerintah pusat, tetapi bukan berarti ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini aman penyebaran gelombang varian baru COVID-19 itu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi puncak gelombang COVID-19 Subvarian Omicron XBB akan terjadi Desember 2022 hingga Januari 2023.

BACA JUGA..  Momentum Hari Buruh, Dewan Dorong Perusahaan Perhatikan Hak-hak Pekerja 

“Sebab lonjakan kasus di negara tetangga, seperti Singapura yang dekat secara geografis dengan Kota Medan membuktikan COVID-19 subvarian Omicron XBB menjadi ancaman,” tegas dia.

Laporan Satgas COVID-19 Kota Medan hingga Ahad (6/11) menyebut, total konfirmasi COVID-19 total 76.216 kasus terdiri atas sembuh 74.903 kasus, dirawat 271 kasus, dan meninggal 1.042 kasus.

BACA JUGA..  Peringati Hardiknas 2026, Rico Waas Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan yang Inklusif

“Menjaga pola hidup sehat, olahraga teratur, menjaga menu makanan dan istirahat yang cukup. Insya Allah, imunitas kita kuat,” tandas Rajudin yang merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. (*)

Reporter: Ali Amrizal
Editor: Maranatha Tobing