POSMETROMEDAN.com – Dua oknum Polisi tak bermoral menculik, menganiaya lalu merampok Misnar alias Bundis. Korban selanjutnya dicampakkan begitu saja di jalanan.
Dua oknum polisi tersebut, bermarga Marbun dan bernama Suroso. Akibat ulah keduanya, korban Misnar alias Bundis harus menjalani rawat inap di rumah sakit.
Oleh korban, kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Percut Seituan. Kepada wartawan, Misnar menyebut, sesaat sebelum kejadian dirinya sedang duduk bersama rekan-rekannya di Jalan Kali Serayu, Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan, tak jauh dari lapak judi tembak ikan.
Ketika asik mengobrol, Senin (4/7/2022) dinihari itu, dia didatangi seorang pria bernama Suroso yang diketahuinya sebagai personel Polisi.
Saat itu, Suroso menyebut jika Misnar dipanggil oleh Marbun yang juga diketahui sebagai personel Polisi. Merasa tidak ada urusan dengan Marbun, korban menolak arahan Suroso.
Mengetahui Misnar menolak menemuinya, Marbun segera mendatangi Misnar. Tanpa banyak bicara, Marbun menodongkan senjata ke kepala Misnar sembari memaksa masuk ke mobil.
Merasa nyawanya terancam, Misnar akhirnya menuruti perintah Marbun. Begitu masuk ke mobil, pria bertubuh tambun ini langsung dianiaya dengan membabi buta.
Berikutnya, dia dibawa menuju kawasan jalan tol. Setelah itu, dia akhirnya dicampakkan di tengah jalan kawasan Medan Amplas.
Sebelum dicampakkan, uang senilai Rp 940 ribu milik Misnar diambil. Menurut Misnar, ia pingsan saat dicampakkan di jalanan.
Dia baru tersadar ketika ditolong oleh pengemudi ojek online. Misnar lalu dilarikan ke RS Joko dan kemudian membuat laporan ke Polsek Percut Seituan.
Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Bambang mengatakan sudah menerima laporan korban. Korban juga sudah menyerahkan hasil visumnya ke penyidik.(*)
REPORTER: Mangampu Sormin
EDITOR: Hiras Situmeang












