Istri Kapolres Tebingtinggi Tiktok Pamer Segepok Uang

oleh

POSMETROMEDAN.com – Aksi wanita yang disebut istri Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso memamerkan segepok uang pecahan seratus ribu di aplikasi media sosial TikTok, viral.

Terkait hal itu, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menyebut akan memeriksa video viral tersebut. Dia juga meminta agar setiap personel Polri maupun keluarganya untuk berhati-hati menggunakan jari mereka saat berselancar di media sosial.

“Itu nanti akan kita buktikan. Itu bisa menimbulkan multitafsir. Yang jelas, kalau itu terjadi, saya akan dalami kenapa itu pamer uang dan apa tujuannya,” jelas Panca.

BACA JUGA..  Ditabrak KA, Driver Ojol Tewas Terpental ke Kandang Babi

“Itu (pamer) tidak boleh. Nanti saya cek. Itu kebiasaan pamer uang, Tapi prinsipnya hati-hati menggunakan jari, ini bukan terhadap polisi saja tapi masyarakat juga,” sebut Panca, Sabtu (30/10/2021).

Panca kembali menegaskan, berselancar di media sosial jika tidak hati-hati bisa menimbulkan kesalahpahaman di publik. Hal itu juga bisa menimbulkan citra negatif Polri di tengah masyarakat.

“Kami mendalami persoalan ini karena sudah terlanjur viral. Mungkin foto pamer uang. Itu pamer apa benar? Itu nanti akan kita buktikan,”  ucapnya.

BACA JUGA..  RSU Muhammadiyah Medan Disebut Angkat Rahim Pasien Tanpa Pemberitahuan

Sementara itu informasi yang dihimpun, Akun TikTok @ecimot512 yang diduga merupakan akun milik Eci Agus Sugiyarso, istri Kapolres Tebingtinggi, mengunggah video dengan mengenakan kaos berlogo Tribrata sambil menari dengan memegang setumpuk uang.

 “Jujur aja ya genks, hari ini jangan makan sayang doang. Skincare mahal cin,” tulis narasi dalam foto itu. Video tersebut berdurasi 14 detik.

BACA JUGA..  Remaja Putri Tewas Disambar Petir

Sementara itu, AKBP Agus Sugiyarso juga mengakui dan sudah melakukan klarifikasi terkait video yang sempat beredar. Ia juga secara terbuka menyampaikan bila persoalan ini sudah sampai ke Bid propam Polda Sumut dan sudah dilakukan pemeriksaan.

“Kami sudah laporkan kepada pimpinan tertinggi di Polda Sumut tentang kronologis kejadian sebenarnya. Saat ini telah dilakukan pemeriksaan oleh Bid Propam Polda Sumut. Silahkan nanti klarifikasi melalui Bid Propam Polda Sumut,” ucapnya.(bbs/ras)