Polisi Olah TKP Diskotek Sky Garden, Wartawan Diancam Bunuh

oleh
OLAH TKP : Petugas gabungan melakukan olah TKP di Diskotek Sky Garden.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Seorang wartawan media elektronik diancam bunuh oleh orang yang diduga suruhan bos Diskotek Sky Garden.

Peristiwa itu terjadi saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di Diskotek Sky Garden.

Polisi melakukan olah TKP karena istri seorang anggota Brimob bernama Rani Afriza alias Tetha tewas diduga akibat overdosis pil ekstasi.

Rani merupakan istri dari seorang anggota Brimob Pelopor A Binjai, Bripka Edi Haryono.

“Awalnya biasa saja. Bahkan saya juga sempat ngobrol sama Tongat dan Samsul (pengelola diskotek),” kata Dicky ketika dikonfirmasi Sumut Pos (Grup POSMETRO MEDAN), kemarin (15/3).

BACA JUGA..  Dibilang Bodat, Bu Kepsek Somasi Ketua DPRD Dairi

“Saya tanya lagi, kenapa ketua? Enggak apa-apa jawab ketua itu,” sambungnya.

Suasana berubah menjadi panas ketika dua oknum wartawan berinisial RG dan M muncul menemui pengelola diskotek.

Dicky mendapat intimidasi hingga ancaman akan dibunuh.

Bahkan, dokumentasi yang ada di telepon selular Dicky juga digeledah oleh orang suruhan dari Bos Sky Garden.

Kedua oknum wartawan yang diduga melindungi usaha ilegal ini, kata Dicky, sempat berujar kalau wartawan dilarang melakukan tugas peliputan.

BACA JUGA..  Pengedar & Tukang 'Pompa' Kompak Digrebek 

Puluhan pria kemudian mendatangi Dicky dengan pernyataan lantang.

“Bapak wartawan ya? Kalau naikan berita bagus-bagus, nanti kami masukan kau ke parit mayat. Mau kau,” ujar Dicky menirukan ucapan seorang pria berperawakan kecil dan rambut ikal seraya menarik kerah bajunya.

Parahnya, ancaman dan intimidasi yang dialami Dicky dilakukan para preman itu hadapan personel kepolisian.

BACA JUGA..  Dugaan Malpraktek, Manajemen RS Muhammadiyah Pastikan Pihak Pasien Setuju Angkat Rahim

Dicky pun terpaksa buru-buru meninggalkan olah TKP yang dilakukan polisi karena keselamatannya sudah terancam.

Diberitakan sebelumnya, makam istri anggota Brimob Pelopor A Binjai di TPU Rambung dibongkar pihak kepolisian, Senin (15/3/2021) siang.

Langkah ini diambil untuk dilakukan outopsi demi menguak kematian almarhumah.

Rani Afriza alias Tetha dilaporkan meninggal dunia, Senin (8/3/2021) lalu.

Nyawa istri Bripka Edi Haryono tersebut tak tertolong akibat over dosis narkoba.(ted/pmg)