BKKBN Sumut Sosialisasi Rencana Menikah di Batubara

oleh

POSMETROMEDAN.com-Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut menggelar sosialisasi Pembangunan Keluarga di Aula Kopi Rumah Makan 100 Kabupaten Batubara, belum lama ini.

Acara bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI. Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H Ansory Siregar LC.

Kabid KSPK BKKBN Provsu, Dra. Lucy Destriati menyampaikan, para generasi muda dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh. Agar menambah wawasan dan pengalaman yang lebih baik.

BACA JUGA..  Bupati Taput Sapa Warga Terdampak Puting Beliung, Pastikan Bantuan Segera Disalurkan

“Belajar itu, bukan hanya di dalam ruangan kelas, tetapi juga di kegiatan-kegiatan seperti ini. Generasi berencana atau Genre, ini juga satu materi pembelajaran yang seyogyanya bisa diketahui oleh para generasi muda,” ujarnya.

Sosialisasi rencana menikah ini diperuntukkan bagi perempuan berusia 21 tahun dan laki-laki usia 25 tahun.

“Itu terus kami lakukan ke masyarakat dan kalangan generasi muda,” kata Lucy.

BACA JUGA..  Wagub Sumut Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu–Nias, Angkat Ekonomi dan Pariwisata

“BKKBN Provsu memiliki program Genre yang tujuannya adalah untuk membekali para generasi muda, untuk menjadi generasi emas dan generasi unggul,” sambungnya.

Kedepannya generasi muda di Indonesia akan siap bersaing secara kualitas dengan generasi muda di seluruh dunia.

Harapannya, dengan program Genre ini, para pelajar dan generasi muda di daerah Provinsi Sumut pada sepuluh tahun ke depan lebih baik dan maju lagi.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, H Ansory Siregar LC mengajak para generasi muda di daerah itu untuk mempersiapkan dirinya menjadi genre. Siap menuju generasi emas, berkualitas tanpa batas di era milenial.

BACA JUGA..  Pemkab Samosir Sambut Hangat Kunjungan Wali Kota Binjai, Pererat Silaturahmi dan Persaudaraan

“Jadikanlah diri para generasi muda di sini, menjadi generasi muda yang memiliki hidup terencana, agar terjauh dari bencana. Baik itu bencana dari menikah muda, bencana penyalahgunaan narkoba dan bencana-bencana kenakalan generasi muda lainnya,” pungkasnya.(bbs)