POSMETRO MEDAN — Kabar duka mendalam menyelimuti masyarakat di kawasan Habinsaran, Borbor, dan Nassau (Habornas), Kabupaten Toba. Tokoh senior sekaligus Ketua Umum Forum Perjuangan Masyarakat Habornas (Forpemas), Parasman Pasaribu, dikabarkan telah berpulang.
Kepergian sosok yang dikenal pantang menyerah ini meninggalkan rasa kehilangan yang amat dalam bagi masyarakat Bona Pasogit. Sepanjang hayatnya, almarhum dikenal luas sebagai pejuang aspirasi yang tak kenal lelah dalam menyuarakan kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, hingga persoalan infrastruktur yang membentang di wilayah Habornas.
Suara Lantang Demi Infrastruktur Layak
Salah satu fokus perjuangan terbesar almarhum semasa hidupnya adalah penanganan jalan provinsi di kawasan Habornas yang memperhatinkan. Bagi Parasman, kritik tajam yang ia layangkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pihak terkait bukanlah bentuk kepentingan pribadi, melainkan jeritan nurani rakyat yang mendambakan akses infrastruktur yang layak.
Dalam pandangannya, persoalan jalan di Habornas bukan sekadar kenyamanan berkendara. Lebih dari itu, infrastruktur jalan merupakan urat nadi perekonomian, jalur distribusi hasil pertanian, akses utama layanan kesehatan, pendidikan, serta penentu masa depan pembangunan kawasan Bona Pasogit secara keseluruhan.
“Infrastruktur yang buruk berpotensi mengisolasi potensi ekonomi warga. Perjuangan ini adalah demi hak masyarakat Habornas mendapatkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan,” tegas almarhum dalam berbagai kesempatan menyuarakan aspirasi daerah.
Menjaga Lingkungan dan Mengawal Perekonomian Rakyat
Tidak hanya lantang menyuarakan perbaikan jalan, Parasman Pasaribu juga memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan ekonomi rakyat dan kelestarian lingkungan hidup. Almarhum kerap mengingatkan pentingnya arah pembangunan yang bijak—pembangunan yang tidak boleh mengorbankan ruang hidup masyarakat maupun merusak alam Bona Pasogit.
Keberanian serta integritasnya dalam menyampaikan ide dan gagasan membuat nama Parasman disegani. Ia tidak pernah ragu bersuara keras saat mendapati kebijakan atau kondisi di lapangan yang dinilai kurang berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
Pewaris Semangat Generasi Penerus
Kini, suara nyaring sang petarung aspirasi itu telah terhenti. Namun, keberanian, kepedulian, dan jejak perjuangan Parasman Pasaribu akan selalu terpatri dalam ingatan masyarakat Habornas.
Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi daerah yang membutuhkan sosok pendorong perubahan. Kendati demikian, semangat dan cita-citanya untuk melihat Habornas yang lebih maju, sejahtera, dan berinfrastruktur baik diharapkan tetap menyala dan dilanjutkan oleh generasi muda penerus bangsa.
Selamat jalan, Parasman Pasaribu. Terima kasih atas dedikasi, kepedulian, dan keberanianmu menyuarakan suara rakyat Habornas. Kiranya seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan,dm
EDITOR : Putra











