Bripka Fakhrul Tewas Mengenaskan

oleh
SEMASA HIDUP: Bripka Fahrul semasa hidup.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Bripka Fakhrul (37) tewas mengenaskan. Dia ditemukan tergantung di rumahnya, Dusun A Desa Meunasah Panggoi, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh, Senin (23/11/2020) pukul 06.30 WIB.

Jasad personel Polsek Dewantara, Polres Lhokseumawe ini pertama kali ditemukan oleh Keuchik (Kepala Desa) Meunasah Panggoi, Arifin Ilham saat mencari kayu di belakang rumah korban.

Kata Arifin, awalnya dia tidak cuek saat melihat ada sosok orang sedang berdiri di pintu belakang rumah korban. Namun setelah diperhatikan, sosok tersebut tidak bergerak atau berpindah.

BACA JUGA..  Menteri Lingkungan Hidup Diganti, Kasus Lama Disinggung

Penasaran, dia lantas mendekati sosok tersebut hingga jarak sekitar 10 meter. Disitu dengan jelas dilihatnya ternyata sosok dimaksud dalam posisi tergantung dengan kain batik di ventilasi.

“Saya memberitahukan kejadian itu kepada tetangga korban. Selanjutnya, bersama warga, saya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Muara Muara Satu,” kata Arifin Ilham.

“Saya tidak masuk rumah korban. Sepertinya, rumah tersebut tidak ada orangnya selain korban. Sebab, setelah kejadian itu tidak ada seorang pun yang keluar dari rumah korban dan mobil korban terparkir di depan rumahnya,” kata Arifin Ilham.

BACA JUGA..  KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi, 14 Orang Tewas

Keluarga besar Polres Lhokseumawe berduka dengan meninggalnya   Bripka Fahrul. Di kalangan rekan seprofesinya, mendiang dikenal baik, pendiam namun humoris.

Selain itu almarhum yang bertugas di unit Sabhara Polsek Dewantara Aceh Utara tersebut juga loyal terhadap pimpinan dan menjalankan profesi dengan baik.

“Kami sangat kehilangan, almarhum sangat baik dengan rekan-rekan, loyal dengan pimpinan dan selama ini bertugas dengan baik di Polsek Dewantara. Mendiang juga seorang pendiam, namun humoris,” ungkap Kapolres Lhokseumawe melalui Kabag Humas Salman Alfarisi.

BACA JUGA..  Doa Lintas Spiritualitas di Gunung Padang, Seruan Tobat Ekologis di Hari Bumi

Menurut Salman, saat ini unit Provost sedang menyelidiki kasus tersebut, termasuk jasad korban diotopsi untuk mengungkap, apakah kematian korban murni bunuh diri atau akibat hal lain.(bbs/ras)