POSMETROMEDAN.com – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam jurang, akhir pekan lalu. Pada wajah serta bagian tubuh lain ditemukan luka lebam. Polisi menduga korban dibunuh, kemudian mayatnya dibuang ke tempat kejadian temuan.
Korban ditemukan di dalam jurang tanpa pakaian. Tepatnya di Jalan Medan Berastagi, Kilometer 54-55, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi.
Dadang Sokoco adalah mekanik mobil yang pertama kali menemukan korban. Saat itu, ia bersama Miswandi (35) warga Binjai sedang memperbaiki mobil yang bermuatan kompos ayam tak jauh dari TKP temuan mayat.
Setelah dicek kerusakan mobil tersebut, Dadang langsung menyuruh Miswandi untuk membeli peralatannya ke Berastagi. Tak lama kemudian, Dadang hendak menghubungi Miswandi melalui selulernya.
“Karena masih ada kekurangan peralatan mobil yang harus dibeli,” kata Dadang kepada penyidik saat dimintai keterangan.
Karena lokasi tersebut sulit signal, Dadang harus pindah berjalan mencari signal untuk dapat menghubungi pemilik mobil yang akan diperbaikinya. Dalam usahanya mencari signal, tanpa sengaja matanya tertuju ke dalam jurang.
“Saat itu saya melihat mayat. Kemudian saya memberitahukan kepada saksi-saksi lain,” sebutnya.
Penasaran, Dadang memanggil Jerry dan kembali untuk memastikan apa yang dilihatnya. Begitu pasti, keduanya langsung melapor ke Pos Lantas Desa Doulu.
Selanjutnya, personel Pol Lantas Desa Doulu meneruskan informasi tersebut ke Polsek Berastagi. Tak lama, personel Polsek Berastagi bersama Tim Inafis Polres Karo tiba di TKP.
“Ya benar, ada penemuan mayat,” ujar Kasubbag Humas Polres Karo, Iptu Syahril Lubis.
Polisi menduga keras korban terlebuh dulu dibunuh. Kemudian mayatnya dibuang ke dalam jurang untuk menghilangkan jejak.
“Setelah berkordinasi maka Tim Inafis Polres karo bersama anggota Polsekta Berastagi langsung mengevakuasi mayat tersebut ke RSU Kabanjahe untuk dilakukan visum,” ujar Iptu Syahril.
“Di tubuh korban ada ditemukan bekas luka lebam pada wajah bagian mata dan luka lebam di bagian punggung belakang serta kaki. Kulit korban terkelupas,” sambungnya.
Kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga, bisa melapor ke Polsek Berastagi atau Polres Karo.(mrk/ala)












