TAPSEL–Berakhir sudah pencarian polisi atas ANB (35), pelaku pembunuhan Mareko Gea (41) di Lingkungan V, Kel. Rianiate, Kec. Angkola Sangkunur, Senin (1/6/2020) lalu.
Pasalnya, tiga hari berselang, ANB (35) ditemukan tewas di kebun milik mertuanya di Aek Sabatang, Desa Malombu, Kecamatan Angkola Selatan, Kamis (4/6/2020) sekira pukul 14.00 WIB.
Orang pertama yang menemukan jasad ANB adalah istrinya, Murni Sari Zalukhu (22).
Siang itu saksi sedang menderes tanaman karet milik ayahnya atau mertua ANB bernama Joni Buulolo (31) di Dusun II Aek Sabatang. Dekat dengan rumah mereka.
Dari jarak lima meter, Murni melihat suaminya yang beberapa hari tak pulang, dalam keadaan tergantung.
Dengan menggunakan tali nilon yang terikat pada batang pohon karet dan juga di leher ANB.
Terkejut, Murni langsung pulang ke rumah dan memberitahu temuannya kepada ayah dan abangnya, mertua dan ipar korban sendiri.
Posisi tubuh ANB menempel pada pohon di mana ia tergantung, dan menghadap ke pohon itu.
Di kakinya terdapat darah membusuk yang tertampung di takar penampungan getah karet. Tubuhnya mulai membusuk.
ANB atau Joni Buulolo diketahui merupakan pelaku penikaman terhadap Mareko Gea, diduga karena dendam sebab Mareko menggoda sang istri untuk lari.
Polisi yang mendapat pelaporan seketika itu cek dan olah TKP dan melakukan pengejaran pelaku.
“Dugaan bunuh diri. Memang setelah kejadian itu kita masih ambil keterangan istrinya, dia (pelaku yang bunuh diri) dalam pengejaran,” terang Kanit Reskrim Polsek Batangtoru, Ipda Mulyadi .
Status kasus sebelumnya terkait penikaman masih berjalan sampai gelar perkara hingga nantinya SP3.
Terkait dugaan bunuh diri ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu utas tali nilon warna biru dengan panjang kira-kira 225 cm dengan kondisi simpul hidup di bagian leher.
Satu pasang pakaian korban dan satu buah batok kelapa penampung getah karet berisi tetesan darah korban.
Sebelumnya, Mareko Gea alias Ama Roli Gea (40) dihabisi saat buang air kecil di belakang warung Lingkungan V Pintu Angin, Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan, Senin (1/6/2020) siang.
Pembunuhnya diduga menyimpan dendam sebab menggoda istri pelaku.
Dari laporan, pelaku merupakan ANB (35) seorang warga Desa Gua Asom, Kecamatan yang sama.
Sesaat sebelum peristiwa itu, pelaku juga mengajak istri dan anaknya, bertemu dengan korban di salah satu warung di kampung korban.(san/ras)












