KABANJAHE – Bupati Terkelin Brahmana SH, marah kepada sejumlah Kepala Dinas saat mengunjungi kantor bekas pengairan Pemprovsu. Pasalnya, sejak bulan lalu Pemkab dan Tim Monev sepakat aset Pemprov itu dijadikan kantor perwakilan BNPB di Karo. Tapi hingga kemarin belum ada perbaikan.
Orang nomor satu di Pemkab Karo itu merepeti (baca:merepet) bawahannya dihadapan Kolonel Inf Yufti Senjaya selaku kepala Tim Monev BNPB di Karo.
Melihat reaksi tegas itu, beberapa pejabat dari berbagai Dinas (ODP) segera bergegas melaksanakan perintah Bupati. Seperti Kalak BPBD Karo, Ir Martin Sitepu langsung bergerak cepat. Sitepu meminta staf BPBD dan langsung memesan perlengkapan apa yang diperlukan untuk kebutuhan Tim Monev BNPB.
Pun begitu staf dari Dinas PUPR Karo, Kabag umum Setdakab Karo, Tammat Purba, Kepala Bappeda. Ir Nasib Sianturi semua bergerak cepat.
Perintah langsung itu dimulai saat Bupati Terkelin Berahmana SH dan Kolonel Inf Yufti Senjaya bersama sejumlah kepala OPD, meninjau kantor bekas pengairan Provsu. Dimana sebelumnya telah disepakati dijadikan sebagai kantor tim monev perwakilan BNPB dalam Penanganan erupsi Gunung Sinabung.
“Wah, sudah hampir sebulan kita tinjau ke sini. Malu kita, lihat bapak Kolonel ini, kok ini saja tidak siap, apa kendala. Seharusnya dirembukkan bukan didiamkan,” ujar Terkelin Brahmana, Selasa (09/07) sekira pukul 10.15 WIB, di Jl.Veteran Kabanjahe.
“Ini harus segera dibenahi agar Tim Monev BNPB Kolonel Inf Yufti Senjaya dapat menempati ruangan ini, sekaligus ruangan ini dapat dijadikan posko melihat erupsi Sinabung. Sadarlah kita, bapak ini disini ingin membantu Pemkab Karo, kenapa kita tidak mau berkolaborasi,” sembur Terkelin Brahmana kepada kepala OPD yang hadir.
“Kalau begini, saya akan menongkrongi sampai selesai semua dikerjakan tukang. Jangan nanti namanya tempat kerja tapi mobiler dan perlengkapan lain tetap gak terisi sesuai permintaan tim monev,” tambahnya.
Satu hari ini harus ada perobahan. Daripada kita hanya duduk-duduk di kantor bagus kita berkonsentrasi di sini. Biar kelak ada tamu dari BNPB, sebab infonya kepala BNPB bulan Agustus akan datang ke Siosar. Selain itu ada diskusi dan pembahasan terkait erupsi Sinabung, bisa kita presentasi di sini, tegas Terkelin Berahmana lagi.
Sementara tim Monev BNPB Kolonel (Inf) Yufti Sanjaya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Bupati Karo. “Sebab dengan kehadiran Pak Bupati ini, segera akan terealisasi khususnya dalam pengadaan moubiler,” ucapnya.
Pantauan wartawan, hingga pukul 15.30 WIB, Bupati Terkelin Brahmana beserta tim monev Kolonel Inf Yufti Senjaya, masih di lokasi walaupun hujan turun. Mereka sepakat mengawasi staf BPBD Karo menata dan membersihkan ruangan sedemikian rupa, bersama staf bagian umum lainnya. (nic//ris/tob)












