POSMETRO MEDAN – Penangkapan seorang pria berinisial DFH (45) di wilayah Kabupaten Simalungun kembali menyingkap praktik peredaran narkotika yang masih mengakar di tingkat lokal. Aksi mencurigakan DFH yang mencoba membuang kotak rokok saat hendak diamankan polisi justru menjadi titik awal terbongkarnya dugaan peran ganda sebagai pengguna sekaligus pengedar sabu.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tanah Jawa pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat petugas Sat Narkoba Polres Simalungun mendekat, DFH terlihat panik dan diam-diam membuang sebuah kotak rokok. Namun, gerak cepat aparat membuat barang tersebut berhasil diamankan—dan benar saja, di dalamnya ditemukan narkotika jenis sabu.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengungkapkan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di kawasan Kampung Dalam. Informasi itu diterima sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan.
“Petugas mendapati tersangka berada di depan rumah warga, diduga sedang menunggu calon pembeli,” jelas Verry, Sabtu (4/4).
Penggeledahan yang dilakukan kemudian memperkuat dugaan tersebut. Polisi menemukan satu plastik klip ukuran sedang dan delapan plastik klip kecil berisi sabu dengan berat bruto mencapai 4,18 gram. Selain itu, diamankan pula delapan plastik klip kosong, uang tunai Rp410.000, serta satu unit ponsel yang diduga digunakan dalam transaksi.
Barang bukti yang ditemukan mengindikasikan bahwa DFH tidak sekadar pengguna, melainkan bagian dari jaringan peredaran narkotika. Dalam pemeriksaan awal, ia mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial R yang kini telah masuk dalam daftar pencarian polisi.
Saat ini, DFH telah diamankan di Mapolres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi pun terus mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan yang lebih luas.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih terus beroperasi secara tersembunyi di tengah masyarakat, memanfaatkan celah dan kelengahan lingkungan sekitar. Peran aktif warga dalam memberikan informasi terbukti menjadi kunci penting dalam mengungkap kejahatan yang kian meresahkan ini.
Editor: Oki Budiman












