Kereta Api Sribilah Hantam Innova, Boru Hombing Selamat

oleh
oleh
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian.(ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Kereta api penumpang Sribillah Utama U54 menabrak minibus Toyota Kijang Innova BK 1263 XAG di perlintasan sebidang Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 16.49 WIB.

Akibat kejadian itu, pengemudi mobil, Riana Sihombing (58), mengalami luka robek di kepala, nyeri di dada, dan sempat tidak sadarkan diri. Korban yang diketahui berstatus PNS di lingkungan Pemkab Sergai itu langsung dilarikan ke RSU Sultan Sulaiman untuk mendapatkan perawatan intensif.

BACA JUGA..  Klinik Ananda Dolok Masihul Terbakar, Penghuni Berhamburan

Kasat Lantas Polres Sergai AKP Fauzul Arasy melalui KBO Satlantas Ipda Juarno menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Kijang Innova melintas dari jalan besar Desa Sei Buluh menuju Desa Lubuk Bayas.

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kereta api penumpang yang datang dari arah Medan menuju Rantauprapat,” ujar Juarno.

Kereta yang terlibat adalah KA Sribillah Utama U54 dengan masinis Muhammad Septiendi Angriawan dan asisten masinis Boyke Opit Chandra. Kereta melaju dari arah Medan menuju Rantauprapat saat insiden terjadi.

BACA JUGA..  Sedan Hitam Angkut 31,5 Kg Sabu, 2 Kurir Lintas Provinsi Terkapar di Labura

Benturan tak terhindarkan. Bagian depan kiri mobil menghantam bagian depan kanan lokomotif. Suara dentuman keras mengejutkan warga sekitar perlintasan. Mobil ringsek di kedua sisi, kaca depan dan kaca samping pecah, bemper serta kap mesin penyok parah.

Sementara itu, lokomotif KA Sribillah Utama U54 juga mengalami kerusakan pada bagian depan, meski tidak sampai mengganggu perjalanan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kereta api tetap melanjutkan perjalanan menuju Rantauprapat.

BACA JUGA..  Imbas Pernyataan Menteri Bahlil, SPBU di Binjai Padat Antrian

Petugas mengamankan mobil ke Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Seijenggi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahaya perlintasan sebidang tanpa penjagaan maksimal. Dalam hitungan detik, kelalaian kecil dapat berujung pada kecelakaan serius. Polisi mengimbau pengendara untuk selalu berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel kereta api.(*)

REPORTER: Dippan Hutauruk

EDITOR: Hiras Budiman