POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Medan. Kali ini, sepeda motor milik seorang guru les privat bernama Afni raib digondol maling saat ia tengah mengajar di sebuah rumah di kawasan Jalan Alfalah IV, Kecamatan Medan Timur.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026) itu terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat dua pria beraksi dengan peran berbeda. Satu orang bertindak sebagai eksekutor, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor untuk memudahkan pelarian.
Pemilik rumah sekaligus perekam CCTV, Quinn, mengatakan sepeda motor jenis matic dengan pelat BK 6430 AMD tersebut merupakan milik guru les anaknya.
“Kejadiannya malam itu, sepeda motor guru les anak saya,” ujar Quinn, Senin (2/3/2026).
Saat kejadian, Afni sedang mengajar di ruang depan rumah dalam kondisi pintu terbuka. Tanpa disadari korban maupun muridnya, salah satu pelaku masuk dengan santai ke area rumah setelah memarkirkan sepeda motornya di samping bangunan.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan celana panjang, jaket, dan helm fullface. Ia sempat celingukan memastikan situasi aman, lalu memindahkan helm milik korban dan menggeser sepeda motor keluar dari garasi yang pagarnya dalam keadaan terbuka.
“Itu malingnya kelihatan celingukan, karena anakku sama gurunya memang di rumah depan. Tapi mereka enggak ada yang ngeh,” tutur Quinn.
Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut, sementara rekannya langsung mengikuti dari belakang untuk melarikan diri.
Quinn juga mengaku sempat mencurigai keberadaan becak kosong yang melintas dua kali di depan rumahnya sebelum kejadian. Ia menduga hal itu berkaitan dengan pengintaian lokasi.
“Dari CCTV pertama aku curiga ada becak kosong dua kali lewat, kayaknya si becak ini gambar lokasi. Tapi enggak tahu juga,” ujarnya.
Menurut Quinn, kawasan tempat tinggalnya di Medan memang tergolong rawan aksi pencurian. Bahkan, rumahnya disebut sudah empat kali menjadi sasaran percobaan curanmor.
“Memang agak rawan di sini,” ucapnya.
Kasus tersebut telah dilaporkan korban ke Polsek Medan Timur. Warga berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku agar tidak semakin meresahkan masyarakat.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda, serta memanfaatkan kamera pengawas sebagai langkah antisipasi guna meminimalisir aksi kejahatan serupa.
Editor : Oki Budiman











