Truk 18 Ton Bungkil Terguling di Tebing Tinggi, Sopir Kabur

oleh
Truk terguling saat dievakuasi. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Satu unit truk bermuatan sekitar 18 ton bungkil kelapa sawit terguling di Jalan AMD, Kota Tebing Tinggi, Selasa (24/2/2026) sekira pukul 18.30 WIB. Insiden ini sempat menarik perhatian warga dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Truk tersebut diketahui mengangkut bungkil dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pabatu milik PTPN IV Region II dan rencananya akan dibawa menuju Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar, Kota Medan.

BACA JUGA..  Cekcok Sama Istri, Suami Gantung Diri

Perwakilan perusahaan ekspedisi, Doan, menjelaskan bahwa truk merupakan armada milik PT Daya Eka Samudera yang dikemudikan oleh seorang sopir bernama Ikbal.

“Muatan kurang lebih 18 ton bungkil. Namun untuk penyebab tergulingnya truk belum dapat dipastikan karena sopir belum ditemukan di lokasi saat kejadian,” ujarnya kepada awak media.

Meski demikian, berdasarkan informasi sementara, sopir dilaporkan dalam kondisi tidak mengalami luka-luka. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan sopir masih dalam pencarian untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian.

BACA JUGA..  Dua Pengedar Nakoba Terendus Polisi, 371 Butir Pil Ekstasi Disita

Bungkil yang berserakan di tepi jalan langsung ditangani oleh warga sekitar bersama serikat pekerja. Muatan tersebut kemudian dipindahkan ke truk lain untuk tetap diberangkatkan ke KIM Mabar, Medan. Sementara itu, truk yang terguling mengalami kerusakan di bagian depan dan telah dievakuasi menggunakan mobil derek untuk dibawa ke gudang perusahaan di Mabar.

BACA JUGA..  Hindari Kebocoran PAD Reklame, Lailatul Badri Desak Pimpinan DPRD Segera Sahkan Pansus Reklame

Proses evakuasi mendapat pengamanan dari personel Satuan Lalu Lintas Polres Tebing Tinggi yang sigap mengatur arus kendaraan guna mencegah kemacetan lebih parah.

Peristiwa ini menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas, sekaligus pengingat bagi pengemudi angkutan barang untuk tetap berhati-hati, terutama saat membawa muatan berat di jalur padat kendaraan.(*)

Editor : Oki Budiman