2 Remaja Putri Tewas Hanyut di Sungai Batang Kuis

oleh
oleh
Petugas mengevakuasi jasad Aisyah.

 

POSMETRO MEDAN – Dua remaja putri ditemukan tewas setelah hanyut di Sungai Batang Kuis, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, Deli Serdang.

Kedua korban yakni Dina (13) dan Aisyah (12). Mereka dilaporkan hanyut pada Jumat (9/1/2026) sore, saat bermain di pinggir sungai.

Atas laporan tersebut, pencarian korban pun dilakukan tim gabungan Basarnas, BNPB, Damkar dan relawan.

Hasilnya, pada Sabtu (10/1/226), korban Aisyah berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Mengingat masih ada satu korban lain, pencarian tetap dilanjutkan. Namun hingga hari gelap, korban Dina tetap tidak ditemukan.

BACA JUGA..  Diduga Over Dosis, Pengunjung THM Blue Night Langkat Tewas

Hari berikutnya, Minggu (11/1/2026), pencarian dilanjutkan dengan menyisir aliran sungai Batang Kuis. Kerja keras tim gabungan tidak sia-sia. Jasad Dina akhirnya ditemukan.

Jenazah korban langsung dievakuasi dari lokasi temuan diantara pepohonan bambu didalam Sungai.

Menurut warga, jenazah Dina ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari posisi korban tenggelam sebelumnya.

“Pencarian sudah dihentikan, karena mayat Dina sudah ketemu setelah mayat Aisyah ditemukan sebelumnya, jenazah korban dikebumikan tadi,” ungkap Imam, warga Sei Rotan, Minggu (11/1/2026).

BACA JUGA..  Tambang Emas Longsor, 8 Orang Tewas Tertimbun

Sementara Suwandi Kepala Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan mengucapkan terima kasih atas Doa dan partisipasi para warga masyarakat sekalian.

“Alhamdulillah Proses pencarian dan evakuasi korban yang kemarin tenggelam jumat 9 januari 2026 (Dina dan Aisyah) telah berhasil ditemukan oleh Basarnas, BPBD Deli Serdang, Relawan Damkar Sei Rotan dan Gabungan Relawan dari berbagai elemen lokasi penemuan berada di dusun 10 dan dusun 12 Desa Sei Rotan atau berjarak 1-1,5 km dari lokasi awal kejadian,” jelas Suwandi.

BACA JUGA..  Heboh! Gubernur Nikah Lagi

Kades menambahkan, bahwa segenap jajaran Pemdes Sei Rotan mengucapkan turut berduka cita yang sedalam dalam nya atas musibah yang menimpa.

“Semoga keluarga yang di tinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” pungkas Kades. (wan)