Anggaran Perawatan Masjid Sultan Lubuk Pakam Minta Diusut Aparat Penegak Hukum

oleh
Lantai Kamar Mandi Masjid dalam Perbaikan.

POSMETRO MEDAN – Masyarakat mulai mempersoalkan penggunaan anggaran perawatan masjid raya Sultan Thaf Sinar Basarsyah yang berada di Kompleks Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, karena banyak bagian mesjid yang perlu perbaikan namun dilakukan seperti asal jadi. Masyarakat minta Aparat Penegak Hukum Melakukan pengusutan.

Seperti lantai kamar mandi dan tempat wudu dibagian luar masjid, lantai tergenang air diduga akibat kemiringan lantai yang tidak optimal saat pemasangan keramik, hingga air tidak lancar mengalir.

Ini membuat petugas kebersihan harus bolak balik mengeringkan air yang menggenangi lantai, mereka mengaku itu cukup menyulitkan kerja mereka.

BACA JUGA..  Warga Bandar Labuhan Hadang Truk Pengangkut Tanah

“Sebelumnya diperbaiki sudah banyak yang pecah lantainya tapi gitu dipasang malah air menggenang, kini dibongkar lagi dipasang baru mudah mudahan tak asal jadi lagi saja,” ucap salah seorang petugas Kebersihan,Jum’at(19/12/2025).

Perawatan mesjid Sultan yang menggunakan anggaran APBD Pemkab Deli Serdang itu kerap dilakukan tanpa ada tranfaransi dari pengurus masjid, padahal anggaran negara yang digunakan tidak sedikit.

“Banyak juga anggaran Pemkab untuk perawatan masjid dilakukan tapi kurang maximal, ini harus diusut juga oleh Aparat Penegak Hukum,” ucap Sahrul Tanjung Penggiat Anti Korupsi Sumut.

BACA JUGA..  Ibu Merantau Kerja, Putri Dihamili Ayah

Dari hasil pengamatan dilapangan, rehabilitasi yang dilakukan mencakup penggantian keramik kamar mandi dan tempat wudu, pengecatan beberapa bagian mesjid, tapi atap yang bocor hingga merembes ke plafon belum diperbaiki.

Menanggapi hal ini, pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan ( Perkimtan) Kabupaten Deli Serdang, Suparno mengatakan akan melakukan pengecekan.

“Baik, kami akan cek,” ucap Suparno singkat.

Mesjid Agung Sultan Thaf Sinar Basarsyah Lubuk Pakam dibangun mulai Tahun 2017 dan menelan anggaran hingga 24 milyar menggunakan APBD Pemkab Deli Serdang. Bangunan berada diatas lahan seluas 16.302 M2 dengan luas bangunan 5.864 M2 hingga dapat menampung 1600 jemaah.

BACA JUGA..  MK Pastikan Gibran Tak Ada Ijazah Setara SMA

Meski demikian, baru beberapa tahun sudah banyak beberapa bagian mengalami kerusakan diantaranya sering bocor mengakibatkan flafon rontok, bagian dinding retak, lantai kamar mandi rusak serta bagian dalam masjid yang kurang elegan dengan anggaran besar dihabiskan. Meski bentuk luar masjid tampak megah namun kontruksi bagian dalam dan kualitas pengerjaan bangunan tidak bagus.( Wan)

EDITOR : Putra