POSMETRO MEDAN – Seorang siswi SMA bernama Nayla Charaya Hadi (16) warga Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, dilaporkan hilang pasca dijemput orang tak dikenal dari sekolah.
Sofian Hadi, Ayah kandung Nayla, menyebut putrinya bersekolah di SMA Muhammadiyah 18 Sunggal. Dia diketahui berangkat menuju ke sekolahnya dengan menggunakan angkutan kota (angkot), pada Kamis (13/11/2025) pagi.
Sejak keberangkatan Nayla ke sekolah pada pagi hari, hingga saat ini Nayla belum kembali lagi ke rumahnya. Ia dan keluarga kebingungan mencari keberadaan putri tunggalnya tersebut.
Jadi saya cari dia ke sekolahnya, tapi kata penjaga di sekolahnya anak saya itu udah pulang sama seseorang yang tidak tahu siapa orangnya,” ujar Sofyan Hadi, Minggu (16/11/2025).
Sofyan kemudian berusaha mencari informasi keberadaan anaknya dari sejumlah guru yang ada di sekolah, tapi tidak menemukan jawaban.
“Saya jumpai beberapa guru di sekolah itu katanya engga tahu siapa yang jemput Nayla. Saat saya minta CCTV yang ada di gerbang sekolah, katanya engga bisa di akses CCTV nya karena sedang rusak,” ucapnya.
Tidak juga mendapatkan informasi keberadaan putrinya, pada Jumat Malam (14/11/2025), Sofyan pun akhirnya membuat laporan pengaduan hilang Nayla di Mapolsek Medan Sunggal dengan nomor laporan STPLMR/58/XI/2025/SPKT/SEK SUNGGAL.
“Ya semalam, saya sudah membuat pengaduan hilangnya anak saya. Saya berharap, semoga dengan adanya pengaduan tersebut anak saya dapat segera ditemukan,” katanya.
Terkait hal ini, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan keluarga serta perangkat desa.
“Untuk saat ini, kita masih menerima laporan kehilangan dari ayah kandung korban. Kita masih dalam tahap lidik terhadap laporan tersebut,” ujar Kompol Bambang, Minggu (16/11/2025).
Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan pencarian bersama keluarga dan masyarakat. Proses hukum akan dilakukan jika ditemukan indikasi tindak pidana dalam pencarian tersebut.
Kapolsek Sunggal mengungkapkan bahwa kasus anak hilang cukup sering terjadi di wilayahnya, namun sebagian besar berakhir dengan kembalinya anak ke rumah. Ia menduga penyebabnya sering berkaitan dengan masalah keluarga.
“Pada umumnya anak yang hilang itu pasti pulang. Bisa juga karena masalah keluarga atau keributan. Tapi untuk kasus Nayla, kita belum tahu. Setelah ditemukan, baru kita bisa mengetahui masalah sebenarnya,” jelasnya.(tbn)












