Ngeri! Bidan Dibantai Pasien

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Ngeri! Bidan bernama Rahmaniah (58) tewas dibantai pasiennya, di Jalan Kelayan A, Gang Antasari II RT 06, Banjarmasin Selatan pada Senin (20/10/2025) malam.

 

Pelaku diketahui bernama Andi Julianto alias Andi Encek (32). Pria ini mengaku kesal, sebab korban menolak pelaku mengutang biaya perobatan. Sempat terjadi adu mulut dengan korban, pelaku mengambil senjata di pinggang yang sudah disiapkan. Pelaku lantas menusuk sang bidan berkali-kali.

BACA JUGA..  Begal Sadis Nangis Ditangkap POMAL Kodaeral I

 

Kepala Kepolisian Sektor Banjarmasin Selatan, Kompol Cristugus Lirens, membeberkan kronologi pelaku Andi Julianto membunuh korban berdasarkan kesaksian dari Rina Mutia.

 

Pada Senin (20/10/2025), pelaku Andi Julianto datang ke rumah korban dengan maksud berobat, sambil membawa senjata tajam yang ia selipkan di pinggangnya.

 

“Awalnya, pelaku datang ke rumah korban Rahmaniah untuk berobat, dengan membawa sebilah pisau sekitar 30 cm yang diselipkan di pinggangnya,” ujar Cristugus, Selasa (21/10/2025).

BACA JUGA..  Dua Tersangka Pembobol Rumah Sewa Milik ASN Ditangkap

 

Tak lama kemudian, anak korban mendengar suara keributan dari ruang tamu rumahnya. Rahmaniah, yang saat itu berada di dalam, bergegas keluar untuk mencari tahu.

 

Alangkah kagetnya Rahmaniah, dia melihat ibunya dianiaya pelaku menggunakan senjata tajam. “Pelaku yang saat itu merunduk di atas badan korban, terlihat sedang memegang pisau belati dan menusukkannya berkali-kali ke tubuh bidan tersebut,” ungkap Cristugus.

 

Melihat ibunya diserang, Rahmaniah berusaha memberikan perlawanan dengan mendorong pelaku hingga terjatuh. Namun, perlawanan itu membuat pelaku emosi dan balik menyerang Rahmaniah dengan senjata tajam.

BACA JUGA..  Ayah Tembaki 7 Anak Kandung

 

“Pelaku sempat keluar rumah, namun kembali masuk dan menusukkan pisaunya lagi ke tubuh Rahmaniah yang sempat berteriak minta tolong. Setelah itu, pelaku melarikan diri,” beber Cristugus.

 

Setelah pelaku melarikan diri, tetangga korban berdatangan untuk memberikan pertolongan. Korban Rahmaniah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah, namun nyawanya tak tertolong.(tbn)