Akai Pengeroyokan Remaja Viral di Medsos, Dua Orang Ditahan

oleh
Dua remaja diamankan pihak kepolisian. (ISTIMEWA/POSMETROMEDAN)

POSMETRO MEDAN – Aksi pengeroyokan antar remaja di Kabupaten Langkat viral, setelah video yang memperlihatkan peristiwa tak patut di contoh tersebut berada di media sosial (medsos).

 Setelah peristiwa terjadi, pihak Polres Langkat bergerak cepat dengan mengamankan 2 (dua ) orang remaja terduga pelaku yang masih berstatus pelajar SMA.

 Kepada wartawan, PS Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Langkat, Ipda Esther menjelaskan, setelah video tersebut beredar, pihaknya segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku berikut dua korban yang juga masih di bawah umur.

BACA JUGA..  Polisi Belum Tangkap Pelaku, Remaja Korban Penembakan Jalani Operasi Kedua

 Aksi pengeroyokan diduga terjadi atas perselisihan pribadi antara para remaja tersebut.

 “Karena adanya cekcok atau selisih paham, kedua terduga pelaku kemudian membawa korban ke daerah Simpang Ladang, Kecamatan Tanjung Pura, yang merupakan wilayah hukum Polsek Hinai,” kata Ipda Esther, Minggu (25/10).

 Masih kata Esther, kepolisian telah memanggil pihak sekolah serta keluarga masing-masing remaja yang terlibat.

BACA JUGA..  Dukung Sensus Ekonomi 2026, Wabup Samosir Tekankan Pentingnya Data yang Berkualitas

 Selain itu, tim dari UPTD PPA Langkat juga turut dilibatkan karena kasus ini berkaitan dengan anak di bawah umur.

 Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen melindungi seluruh warga negara, termasuk para pelajar.

 David menilai kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat dan lembaga pendidikan.

BACA JUGA..  Dalam 21 Hari, 36 Tersangka Narkoba Diamankan

 “Minimnya pengawasan dari lingkungan sekitar dapat berdampak pada terjadinya penganiayaan, perkelahian antar pelajar, bahkan perundungan atau bullying,” jelasnya.

 Kapolres juga mengimbau seluruh pihak, baik keluarga maupun sekolah, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing remaja agar terhindar dari perilaku negatif.

Editor : Oki Budiman