Mahasiswa Tewas di Parit, Mulut Berdarah, Mata Lebam

oleh
oleh

 

POSMETRO MEDAN – Seorang mahasiswa ditemukan tewas dalam parit di Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Minggu (21/9/2025).

 

Korban pertama kali ditemukan warga yang melihat jaket warna hitam dan 1 unit handphone terletak di beram jalan Dusun VII, Desa Air Hitam.

 

Ketika dilakukan pengecekan ternyata di dalam selokan berisi air terlihat sesosok mayat. Sontak warga yang menemukan pertama sekali memanggil warga lainnya dan perangkat desa.

Personel Polsek Lima Puluh dan tim Inafis Polres Batu Bara yang dihubungi langsung turun ke tempat kejadian peristiwa (TKP). Mayat yang hanya mengenakan celana pendek warna hitam itu pun dievakuasi.

BACA JUGA..  Oknum Karupam Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam Diduga Kerap Pungli, Warga Binaan Resah

 

Ketika dilakukan visum luar ternyata dari mulut mayat masih mengalir darah. Kelopak mata kirinya juga terlihat lebam merah. Selanjutnya jasadnya dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung untuk dilakukan otopsi.

 

Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala membenarkan temuan mayat tersebut. “Tadi mayatnya dibawa ke RSUD H OK Arya Zulkarnain dan saat ini tengah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi,” ujarnya sembari menambahkan, pertama kali ditemukan, identitas korban tidak diketahui.

BACA JUGA..  Dekat Permukiman Anak! Dugaan Peredaran Sabu Bikin Warga Binjai Cemas

 

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sidik jari, akhirnya identitas korban terungkap.

 

Korban diketahui bernama Rainaldi LZ Pasaribu (23), mahasiswa asal Dusun Small Holder, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara.

 

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson HH Nainggolan, melalui Kasi Humas AKP Ahmad Fahmi membenarkan hal tersebut.

BACA JUGA..  Tukang Kusuk Dibunuh, Suami Diburu

“Berdasarkan pemeriksaan sidik jari oleh tim Inafis, olah TKP, serta pemeriksaan saksi-saksi, identitas mayat tersebut diketahui,” jelas Fahmi, Minggu (21/9/2025) malam.

Meski begitu, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Saat ini jenazah telah berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi.

 

“Satreskrim Polres Batu Bara dan Polsek Lima Puluh masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban di dalam parit,” tambah Fahmi.(bbs)