Pembangunan Sekolah Rakyat di Dairi Menunggu SK Kemensos

oleh
Kantor Dinas Sosial Kabupaten Dairi.

POSMETRO MEDAN – Dairi salah satu kabupaten di Sumatera Utara, menjadi prioritas program sekolah rakyat bagi masyarakat miskin dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadis Sosial) Kabupaten Dairi, Agel Siregar, saat ditemui oleh media di ruang kerjanya, Jumat (22/8/2025).

Untuk program ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi sudah mempersiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan gedung sekolah, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya.

BACA JUGA..  Bobby Nasution Apresiasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Jadi Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Raih Otorisasi IB Diploma Programme

“Lahan yang kami siapkan, yaitu lokasi bekas gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Sidikalang–Medan Panji Bako, Kecamatan Sitinjo,” kata Agel.

Ia melanjutkan, lokasi lahan untuk bangunan sudah disurvei, diukur, dan dipasangi patok titik koordinat oleh pihak Kemensos. Namun, untuk pembangunannya, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Sosial.

“Di lokasi lahan seluas 5 hektare ini akan dibangun gedung sekolah, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya,” sebutnya.

Sekolah rakyat ini nantinya akan menampung pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di 15 kecamatan di Dairi.

BACA JUGA..  Audisi Umum PB Djarum 2026 - Pekanbaru, Bakat Muda Sumatera Tunjukkan Daya Juang Tinggi Menuju Partai Final

“Ada seribuan lebih pelajar SD dan SMP yang akan ditampung di sekolah rakyat ini,” ujarnya.

Menurut Agel, Sekolah Rakyat ini merupakan program yang sangat bagus dari Presiden Prabowo Subianto karena menyediakan pendidikan gratis berkualitas tinggi, termasuk fasilitas modern dan asrama.

“Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Indonesia,” terangnya.

BACA JUGA..  Komitmen Pemkab Taput dalam Digitalisasi Bansos Diapresiasi Ketua DEN Luhut Pandjaitan

Program ini juga merupakan strategi pemerintah untuk memutuskan rantai kemiskinan melalui pendidikan, membentuk generasi yang berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

“Program pemerintah ini guna mendukung visi Indonesia Emas 2045,” terangnya.

Ditambahkannya, jika SK dari Kemensos sudah keluar, tender untuk pembangunan gedung sekolah dan fasilitas lainnya akan segera dilakukan.

“Kami juga akan melakukan verifikasi calon siswa yang sudah didata sebelumnya,” tutupnya. (Vikram/Fajar).

EDITOR : Rahmad