Bupati Agara Buka Acara Diskusi Publik Bersama Anggota DPR RI

oleh
Acara Diskusi Publik Bersama Anggota DPR RI
POSMETRO MEDAN – Bupati Agara Salim Fakhry, mengadakan diskusi publik yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan identitas nasional di kalangan masyarakat.
Dalam acara tersebut, Fakhry menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.
“Diskusi ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperdalam pemahaman terhadap Pancasila.
Selain itu, saya mengingatkan pentingnya menjaga generasi muda dari bahaya narkoba dan paham radikal,” ujar Fakhry.
Bupati Fakhry juga mengajak berbagai unsur pemerintahan hingga tingkat desa untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa penguatan ideologi persahabatan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan masyarakat.
Hantoro Purnomo Haji, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP RI, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkrit dalam membumikan Pancasila di tengah masyarakat.
“Pancasila adalah identitas bangsa. Nilai-nilainya harus diimplementasikan secara nyata dan menyeluruh oleh pemerintah dan masyarakat,” ungkap Hantoro.
Ia menambahkan bahwa Gerakan Relawan Kebajikan Pancasila merupakan salah satu strategi BPIP untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga nilai-nilai luhur kebangsaan, dengan pelaksanaan yang terstruktur dan sistematis.
Anggota Komisi XIII DPR RI, H. Muslim Ayub, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa sosialisasi ideologi Pancasila sangat penting untuk mempererat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
“Komisi XIII DPR RI bertanggung jawab di bidang hukum dan hak asasi manusia, dan penguatan Pancasila menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa yang harus diperhatikan,” kata Muslim .
 Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara DPR, BPIP, dan pemerintah daerah agar ideologi kebangsaan dapat menyentuh semua lapisan masyarakat secara merata.
Diskusi publik ini dihadiri oleh tokoh penting di Aceh Tenggara, termasuk Rektor Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh, camat, kepala desa, mantan Bupati Aceh Tenggara, Armen Desky, dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Tenggara.(zal)

BACA JUGA..  Wujudkan Pelayanan Kesehatan Unggul, Bupati Taput Resmikan Tiga Fasilitas Baru Di RSUD Tarutung