Ditinggal Pergi, 2 Motor Terbakar

oleh
Petugas pemadam kebakaran menjinakkan api. (ISTIMEWA/Posmetromedan.com)

POSMETRO MEDAN – Kebakaran terjadi di Dusun 1, Desa Perkebunan Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Senin (23/12) sekitar pukul 01.00 WIB.

 Ulah si jago merah, 1 (satu) unit rumah permanen dilahap api dan menghanguskan 2 unit sepeda motor milik Taufik Hutasuhut (17) saat meninggalkan rumahnya.

 Kapolsek Lima Puluh, AKP Tukkar L Simamora mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

BACA JUGA..  Pemkab Taput Ajak HKBP Sinergi Bangun Generasi Brilian dan Kembangkan Wisata Rohani Salib Kasih

 “Kami masih menyelidiki penyebab kejadian ini dan telah melakukan langkah-langkah awal sesuai prosedur,” katanya.

 Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga korban, Iriana (62).

 Iriana yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban terbangun dan mendengar suara percikan api di samping rumahnya.

 Kemudian Iriana keluar untuk memeriksa. Ia pun terkejut melihat kobaran api di sebelah rumahnya. Iriana pun berteriak meminta pertolongan warga.

 Mendengar teriakan Iriana, warga yang sempat terlelap langsung terbangun dan mendatangi Iriana.

BACA JUGA..  Rugi 15 Milyar, Rohaniwan PP Sumut Dipenjara Sampai Sakit

 Sementara salah satu warga, Ewin langsung menghubungi korban dan mengabarkan kebakaran tersebut.

 Tak sedikit warga sekitar yang bahu membahu memadamkan api dan mengeluarkan barang-barang milik korban.

 Namun karena api sudah membesar, warga tidak sempat menyelamatkan 2 unit sepeda motor milik korban.

 Tak lama kemudian, korban Taufik, yang sedang berada di Pasar I Desa Perkebunan Tanah Gambus bersama teman-temannya, segera pulang, mendapati rumahnya telah dilalap api.

BACA JUGA..  KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Korupsi PUPR Sumut

  Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Batubara yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api setengah jam kemudian.

 Menutup, Kapolsek Lima Puluh menyatakan, pihaknya telah mengamankan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat untuk membantu korban yang masih pelajar dan tinggal sendirian di rumah tersebut.

Sumber : Random
Editor : Oki Budiman