Niat Beli Obat Anak, Ibu Ditelan Piton

oleh
oleh
DITELAN: Anggota TNI dan warga membunuh seekor ular piton karena menelan seorang ibu.
Posmetromedan.com – Niat hati ingin membeli obat buat anaknya, seorang ibu bernama Siriati (30) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) tewas ditelan ular piton sepanjang 8 meter di dalam hutan.
Perisriwa di Dusun Balatana, Desa Siteba, Kecamatan Walenrang Utara, Luwu, itu terjadi pada Selasa (2/7/2014) sekitar pukul 07.30 Wita. Saat itu korban berjalan kaki ke rumah saudaranya untuk diantarkan membeli obat buat anaknya. Jalan ke rumah si kakak melewati hutan.
“Rencananya korban ini mau minta tolong ke kakaknya untuk diantarkan membeli obat untuk anaknya, tetapi korban jalan kaki dulu dari rumahnya lewati hutan-hutan,” kata Sekretaris Desa Siteba, Iyang.
Dalam perjalanan korban diserang ular piton sepanjang 8 meter dan langsung menelannya.
“Saat di hutan-hutan itu korban ditelan ular piton yang panjangnya sekitar 8 meter tak jauh dari rumah kakaknya yang berada di dusun yang sama,” tuturnya.
Kakak korban lalu menelpon suami korban karena korban tak kunjung tiba di rumahnya. Kemudian suami korban pun berangkat menyusuri hutan untuk mencari istrinya. Di tengah pencarian, suami korban mendapati seekor ular piton yang gemuk seperti baru menelan sesuatu.
Ia pun curiga ular tersebut menelan istrinya hingga memanggil warga untuk melihat ular tersebut. Warga bersama personel TNI pun pergi ke lokasi dan langsung membunuh ular piton tersebut.
“Karena curiga mi istrinya ditelan sama ular itu, dipotonglah kepalanya itu ular baru digantung di pohon sampai jasad korban keluar dari perut ular tersebut,” ujarnya.
Menurut Iyang, Siriati berada di dalam perut ular itu selama sejam lebih. Keluarga langsung membawa jasad korban ke rumah.
“Ditemukan oleh suaminya sekitar setengah 8 sudah di dalam perut ular dan sekitar jam 8 sampai jam 9 itu baru bisa dikeluarkan dari perut ular tapi sudah meninggal,” imbuhnya.
Babinsa Siteba Koramil Walenrang, Serda Nasruddi menambahkan jasad korban sudah dimakamkan. Sementara bangkai ular piton itu dikubur warga.
“Bangkai ular dikubur, sementara jasad korban sudah dibawa ke rumah duka untuk persiapan dimakamkan,” ungkap Nasruddi.(*)

BACA JUGA..  Telepon Mati, WhatsApp Tak Dibalas, Endingnya Ditemukan Tewas di Gubuk Ladang