Polda Sumut Proses 7 Laporan Dugaan Penipuan Modus Masuk Taruna Akpol Tersangka NW

oleh
Nina Wati alias NW (47) tersangka kasus penipuan dan penggelapan masuk Akpol, resmi memakai baju tahanan Dir Rekrimum Polda Sumut. (Istimewa for Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Penyidik Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut melakukan penelusuran perkara dugaan penipuan dan penggelapan modus masuk Taruna Akpol yang dilakukan tersangka NW.

“Dari hasil penelusuran yang dilakukan itu penyidik mendapati tiga laporan baru terhadap tersangka NW yang masuk dan berproses di Dit Reskrimum Polda Sumut,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (27/3).

BACA JUGA..  Ratusan Warga Pancurbatu Minta Keadilan ke Jokowi

Hadi mengungkapkan, tiga laporan baru terhadap tersangka NW itu modusnya sama memasukan korbannya menjadi anggota TNI dan Polri.

“Tentunya penyidik akan terus mendalami dan menindaklanjutinya,” ungkapnya saat ini Polda Sumut memproses tujuh laporan yang sama dengan terlapor NW yang sudah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Polisi tentu akan menerima semua laporan atau pengaduan masyarakat lainnya yang dirugikan oleh tersangka NW,” tegas Hadi.

BACA JUGA..  Ratusan Warga Pancurbatu Aksi Damai di Denpom I/5 Medan

Sebelumnya, Tim Subdit IV Renakta Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut menangkap wanita berinisial NW terlapor dugaan penggelapan dan penipuan modus bisa memasukkan seseorang sebagai polisi Taruna Akpol.

“Benar, NW telah ditangkap dan rumahnya turut digeledah,” ujar juru bicara Polda Sumut tersebut.

Hadi menerangkan, sejauh ini NW masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut usai ditangkap atas laporan korbannya bernama Afnir alias Menir. “Dugaan modus yang dilakukan NW menjanjikan kepada korban Afnir bisa memasukkan anaknya sebagai polisi Taruna Akpol,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA..  2 Kali Hamil, Janda Minta Dinikahi Kades

Reporter/editor: Maranatha Tobing