PERUMAHAN WEB

Emosi Sering Disuruh-suruh, Nainggolan Habisi Abang Kandung

oleh
Tim inafis kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) saat menemukan jenazah korban. (Istimewa/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Kesal terus-terusan disuruh, seorang adik emosi dan menghabisi abang kandungnya. Pria tersebut yakni Dirman Nainggolan (39), warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Sedangkan korban, Pardomuaan (48).

Pembunuhan terjadi di area kebun sawit Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, pada Rabu (14/3/2024), sekira pukul 08.30 WIB.

“Benar, setelah kami lakukan penyelidikan ternyata pelakunya Dirman Nainggolan (39) yang merupakan adik kandung korban,” kata Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, Kamis (14/3/2024).

BACA JUGA..  Asyik Transaksi Sabu, 1 Diborgol, Satu Berhasil Kabur

Kanit Reskrim Polsek Tungkal Ulu Ipda Dede Hadi Putra lalu menjelaskan peristiwa itu terjadi secara spontan. Saat itu, pelaku emosi karena korban kerap menyuruhnya memasak nasi dan mencuci piring.

“Motifnya emosi karena sering disuruh-suruh, seperti disuruh masak nasi, disuruh nyuci piring. Jadi karena kesal, akhirnya dia emosi langsung ditikamnya abangnya itu,” ujar Dede

Menurut keterangan pelaku, kata Dede, dia kerap disuruh-suruh. Puncak emosinya terjadi di hari tersebut, saat pelaku melihat parang di pondok sawit yang kerap mereka gunakan untuk bertani, ia langsung menghujam parang itu ke kepala korban.

BACA JUGA..  Mencuat! Dugaan Sempurna Dibunuh Lalu Dibakar

“Untuk parang itu memang sudah ada di lokasi. Jadi, ini murni pembunuhan, tidak direncanakan oleh pelaku,” ujarnya.

Pelaku membacok korban ke pipi kiri dan leher tepat di samping pondok kebun mereka. Usai menikam korban, pelaku langsung kabur ke rumah kerabatnya. Tak lama kemudian, sekira pukul 10.00 WIB, pelaku langsung diamankan Tim Opsnal Polsek Tungkal Ulu.

BACA JUGA..  Dewan Dukung Revitalisasi Pasar Akik

“Saat diamankan pelaku mengakui perbuatannya telah membunuh abang kandungnya,” terangnya.

Saat ini, pelaku mendekam di Polsek Tungkal Ulu. Ia akan dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. “Pelaku terancam hukuman 15 tahun kurungan penjara,” sebutnya.(*)

Sumber: bbs
Editor: Hiras Situmeang