Ribut Kutipan Parkir, Jukir Pasar Buah Berastagi Meregang Nyawa

oleh
Pelaku penganiayaan hingga menyebabkan kematian berinisial BLD usai ditangkap Sat Reskrim Polres Tanah Karo, kemarin. (Marko Sembiring/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Tanah Karo berhasil menangkap pelaku kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, yang terjadi Selasa (09/01/2024) bulan lalu sekira pukul 18.00 WIB di Parkiran Pasar Buah Berastagi Jalan Gundaling 1, Kec.Berastagi Kabupaten Karo.

Pelakunya yang ditangkap Selasa (30/01/2024) kemarin sekira pukul 08.00 Wib di Jalan Perwira Kecamatan Berastagi, bernama  BLD (37) berprofesi petugas parkir, warga Jalan Setia Budi Pasar I Gg. Bahagia  No. 10 Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan atau Jalan Kolam Kel. Gundaling I Kecamatan Berastagi.

Kapolres Tanah Karo AKBP Wahyudi Rahman, S.H, S.I.K, M.M, CPHR, CBA, melalui Kasat Reskrim AKP Arham Gusdiar, S.I.K, M.H mengatakan, korban penganiayaan bernama Arifin Maha (48) yang juga petugas parkir, warga Jalan Kota Cane Gg. Rumah Buah, Kecamatan Kabanjahe.

BACA JUGA..  Sepasang Kekasih Pelaku Curas Ditangkap, Motif Ajak Korban ke Hotel

“Setelah kejadian korban sempat dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, dan menjalani perobatan jalan, dan Sabtu (27/01) kemarin 2024 korban meninggal dunia,” kata Kasat, Jumat (02/02) di Mapolres Tanah Karo.

Lebih lanjutkan disampaikan Kasat, pihaknya menerima Laporan Polisi dari keluarga korban tanggal 27 Januari 2024 dan langsung unit Opsnal melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku di Jalan Perwira Berastagi, Selasa (30/01) kemarin.

BACA JUGA..  Antisipasi Kamtibmas, Satpolairud Tanjungbalai Sebar Call Center 110 kepada Nelayan

Dari hasil pemeriksaan baik penyelidikan dan penyidikan, Kasat menyampaikan kronologis peristiwa penganiayaan yang dilakukan pelaku berawal dari cekcok masalah pengutipan parkir antara keduanya di Parkiran Pasar Buah Berastagi.

“Jadi awalnya pelaku minta izin kepada korban untuk mengutip uang parkir dan saat pelaku mengatur kendaraan yang akan keluar, korban menyalip pelaku dan mengambil uang dari pengendara sehingga terjadi cekcok antara keduanya,”  jelas Kasat.

Dari cekcok tersebut, terjadi perkelahian korban memukul pelaku dan pelaku kemudian mengambil batu di tempat kejadian dan langsung memukulkan ke arah kepala korban sebanyak dua kali dan langsung melarikan diri, sementara korban dibawa masyarakat ke RS Efarina Etaham untuk mendapatkan perawatan.

BACA JUGA..  Suaranya Dicuri, Lokot Nasution akan Lapor Polisi

Saat ini pelaku BLD sudah ditahan di RTP Mapolres Tanah Karo dalam perkara kasus tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia sesuai dengan pasal 351 ayat 3 dari KUHPidana. “BLD diancam dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 7 tahun”, ujar Kasat. (*)

Reporter: Marko Sembiring
Editor: Maranatha Tobing