Supir Angkot Ditemukan Meninggal Dunia di Sidikalang

oleh
Petugas kepolisian dibantu warga setempat saat mengevakuasi jenazah Jefri E Manurung dari dalam angkotnya, untuk dibawa ke rumag sakit. (Hum.Polres Dairi for Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com –  Seorang supir angkot trayek 63 jurusan Sidikalang-Sitinjo, Jefri E Siregar ditemukan meninggal dynia di dalam angkotnya yang diparkir di depan rumah warga di Panji Sibura-bura, Sitinjo, Sidikalang, Selasa (15/8).

Pria berusia 54 tahun warga Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, pertama kali diketahui meninggal dunia oleh Masron Manurung. Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar heboh.

Keterangan diperoleh, saksi Masron Manurung pemilik rumag makan tradisional menyebutkan, mobil minibus Suzuki APV berplat polisi BB 1403 UY warna kuning biasa parkir malam hari di depan rumahnya atau di ritel modern di seberang rumah.

“Mobil angkot sudah biasa parkir di TKP dan Jefri E. Siregar selalu tidur dalam mobil itu,” jelasnya kepada wartawan.

Akan tetapi hari itu lain, ketika Masron Manurung hendak membangunkan Jefri E. Siregar, ia tidak bangun dan membuat saksi curiga.

BACA JUGA..  Pemuda di Dairi Hamili Belia Semarga

Masron Manurung pun langsung menghubungi pihak Kepolisian Sektor Sidikalang Kota.

Kanit Reskrim Polsek Sidikalang Kota Ipda T Panggabean bersama personel Satreskrim Polres Dairi yang mendapat informasi langsung melakukan olah TKP.

Disaksikan bersama sama dengan saksi Masron Manurung serta masyarakat sekitar, Polisi menyatakan Jefri E. Siregar sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Langsung kita hubungi keluarga korban, lalu korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang,” jelas Ipda T Panggabean.

BACA JUGA..  Tiga Rumah Terbakar, 1 Orang Luka Bakar Serius

Polisi menyebutkan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun dari mulut korban masih tercium aroma bau minuman keras.

Masron Manurung juga membenarkan, bahwa selama ini Jefri E. Siregar mengeluhkan penyakit lambung yang dideritanya. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing