Patroli Cegah Penyelundupan, Satpolarud Tanjungbalai Kejar Kapal Motor Tanpa Nama

oleh
Tim Satpolairud Polres Tanjungbalai saat memeriksa seluruh isi kapal motor tanpa nama yang memasuki perairan Asahan. (Hum.Polres Tanjungbalai for Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Dalam rangka  mencegah masuknya berbagai jenis barang selundupan, personil Sat Polairud Polres Tanjungbalai rutin melakukan patroli di perairan Tanjungbalai. Bahkan kegiatan itu dilaksanakan hingga pagi hari.

Monitoring perairan yang dilaksanakan pada Senin (31/72023) kemarin, berhasil menyetop satu unit kapal motor yang memasuki perairan Tanjungbalai. Setelah diperiksa dan tidak ada hal yang melanggar hukum, kapal tersebut dibebaskan.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi,SIK,MM melalui Kasat Polairud AKP T Sianturi, mengatakan bahwa selama ini setiap harinya warga nelayan Kota Tanjungbalai harus mencari rejekinya di tengah laut walaupun cuaca ber-angin mereka tetap berangkat dari rumah masing-masing menuju laut Asahan untuk mencari nafkahnya.

BACA JUGA..  2 Pembobol Grosir Ditangkap Polsek Medan Labuhan

Oleh karena itu, patroli perairan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengawasi kapal motor atau memeriksa kapal nelayan yang sedang melintas di sungai Asahan agar tidak terjadi Kejahatan seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO),  penyalahgunaan narkoba, ball press atau tindak pidana lainnya.

“Bila ada ditemukan tindak pidana atau tindakan kriminalitas, maka petugas patroli perairan akan melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku sesuai dengan UU dan Peraturan Pemerintah yang berlaku,” tegasnya, Selasa (1/8).

BACA JUGA..  Polres Tanjungbalai Amankan Sembahyang Tebu di Vihara dan Kelenteng

Dijelaskannya, patroli kali ini diawaki  team regu I Aiptu Sarianto dan Bripka AS Damanik, dengan menggunakan Kapal Patroli II 1014.

Pada Selasa tanggal 01 Agustus 2023 sekitar pukul 01.25 WIB, Kapal Patroli II 1014 melakukan pengejaran dan pencegatan terhadap satu unit kapal yang datang dari laut tujuan perairan Tanjungbalai.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya diketahui kapal yang tidak memiliki nama dan tanpa tanda selar itu dinakhodai Dan dengan jumlah penumpang lima orang, bermuatan fiber berisi ikan namun tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum.

BACA JUGA..  Sukses Amankan Pemilu, IMM Apresiasi Kinerja Kapolres Langkat

“Selanjutnya, kepada nakhoda diberi himbauan agar melengkapi dokumen dan memeriksa body, mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar saat bekerja di laut, agar membawa live zeket, ring bui, P3K dan alat navigasi di atas kapal.
Setelah itu, kapal tersebut dipersilahkan melanjutkan perjalanan menuju Tanjungbalai,” pungkas Kasat Polairud AKP T Sianturi. (*)

Reporter: Ignatius Siagian
Editor: Maranatha Tobing