Posmetromedan.com – Setelah tiga hari hilang terseret arus, Bagus Azhari (29) warga Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota, Tebingtinggi, ditemukan membusuk di Sungai Padang.
Penemuan jasad korban tepatnya 500 meter dekat bendungan Bajayu Desa Kuta Baru, Kecamatan Tebingtingi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabu kemarin (29/7/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.
Keterangan duperoleh, jenazah mayat Bagus ditemukan dua orang pemancing ikan, Rafi Abdullah (17) dan Muhammad Aril(16). Salah satu dari kedua warga Kelurahan Tambangan, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, itu menemukan mayat Bagus.
“Kami berdua lewat di dekat semak semak itu pak, dari jauh kita sudah mencium bau yang sangat menyengat, saat kami lihat ke arah semak itu, kami lihat ada tangan, di situlah kami tahu itu mayat manusia” katanya kepada Posmetromedan.com
Setelah mengetahui mayat, Rafi dan Aril langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas penjaga bendungan Bajayu.
Di tempat yang sama Piul (42) mengatakan kepada Posmetromedan.com, mayat tersebut bernama Bagus diketahui dari pakaian dan tas, yang dikenakan dari mayat saat ditemukan.
“Sewaktu kami dapat kabar mayat hanyut kami langsung kemari, sewaktu kami lihat pakaian dan tas nya kami yakin kalau itu adalah Bagus keluarga kami” kata Piul.
“Tadi ibu bagus juga kesini dan karena tidak tahan langsung lemas dan di Bawak pulang sama keluarga” tambah Piul.
Sekretaris BPBD kota Tebingtinggi Legino membenarkan adanya penemuan sesosok mayat yang sudah membusuk di dekat bendungan Bajayu.
“Benar kita telah mengevakuasi sesosok mayat laki-laki, 500 meter dari Bendungan Bajayu, untuk identitasnya belum diketahui” kata Legino.
“Tadi Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Padang Hilir sudah hadir di sini, dan untuk penyelidikan lebih lanjut mayat sudah di bawa oleh tim inafis,” tutup Legino.
Reporter: Ridwan Manurung
Editor: Maranatha Tobing












